|
Karamnya Kapal Senopati karena Cuaca Buruk
Minggu, 31 Desember 2006 | 00:22 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:Tenggelamnya Kapal Senopati Nusantara di perairan Mandalika murni karena cuaca buruk. "Gelombang laut mencapai empat meter lebih dan kecepatan angin mencapai 40 knot," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, kemarin.
Menurut Hatta, kapal berpenumpang 542 orang ini sangat layak operasi. Lantaran cuaca buruk, kapal tak sanggup menahan hempasan angin hingga terbalik dan karam. Kapal itu dibuat pada 1990 dan memiliki kapasitas penumpang sekitar 800 orang. Kapal ini berbobot mati 2.178 gross ton.
Hatta menambahkan, tidak ada yang perlu disalahkan. Termasuk Syahbandar yang memberikan izin pelayaran kapal. Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Kumai dengan cuaca baik. Saat kapal mendekati Semarang tiba-tiba cuaca memburuk. Kondisi angin yang bergerak dari arah barat ke timur.
Kapal dengan 57 awak itu juga mengangkut 29 pengemudi dan kernet. Hingga pukul 19.00 WIB tadi malam, baru 59 orang yang ditemukan dalam kondisi selamat. Sedangka 19 penumpang lainnya dirawat di Rumah Sakit Rembang.
Rofiudin
INDEKS BERITA LAINNYA :
|