|
Belasan Ribu Hansip Siaga Bencana Merapi
Jum'at, 22 Desember 2006 | 17:55 WIB
TEMPO Interaktif, Wonogiri:Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mengerahkan 16 ribu pertahanan sipil (Hansip) untuk mengantisipasi bencana lahar Merapi selama hujan tahun ini.
Menurut Kepala Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Wonogiri, Margono, terdapat sembilan kecamatan di daerahnya yang dikategorikan rawan bencana tanah longsor, banjir dan angin ribut.
"Seluruh anggota Hansip harus siaga selama musim hujan karena sewaktu-waktu bencana bisa terjadi. Mereka juga harus menjalin komunikasi dengan unit-unit penanggulangan bencana lain seperti SAR, Palang Merah Indonesia dan polisi," kata Margono, Jumat.
Kecamatan yang rawan bencana tersebut adalah Wonogiri, Selogiri, Sidoharjo, Jatipurno, Girimarto,Jatiroto, Kismantoro, Bulukerto dan Karangtengah. Sementara itu, daerah yang rawan banjir adalah Slogohimo, Kismantoro, Tirtomoyo dan Batuwarno. Beberapa kecamatan, yaitu Selogiri, Manyaran, Jatisrono, Jatipurno, Jatiroto, Slogohimo, Purwantoro dan Eromoko dinyatakan rawan angin topan.
"Kemungkinan terjadinya tanah longsor sangat tinggi karena daerah itu pada musim kemarau sangat kesulitan air yang kemudian membuat tanahnya merongga," ujarnya.
Imron Rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39407_high_thumb.jpg) |
![Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39406_high_thumb.jpg) |
|
|
| Korban Gempa Bumi Bengkulu
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|