|
Jawa Madura
Proyek Tol Cipularang Ditargetkan Selesai Hari Ini
Kamis, 31 Maret 2005 | 03:35 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:PT Jasa Marga mentargetkan proyek jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) sepanjang 40 kilometer selesai hari ini. Pengerjaan proyek senilai Rp 1,3 triliun tersebut sampai Rabu sore (30/3) telah mencapai 95 persen lebih.
"Kita tetap optimis selesai tepat waktu," kata Direktur Proyek Jalan Tol Cipularang AD Pandjaitan saat ditemui Tempo di lokasi proyek kemarin sore. Namun, dia menambahkan, optimisme tersebut disertai satu sarat, "Asal tidak ada hujan."
Untuk mengejar target tersebut, para kontraktor diperintahkan bekerja siang malam. Pandjaitan mengamsalkannya sebagai kerja rodi. "Kami semua kerja maksimum. Pokoknya mati-matian," dia menuturkan.
Meski target penyelesaian dipatok 31 Maret ini, namun PT Jasa Marga masih memiliki peluang waktu satu pekan ke depan. Sebab, sesuai dengan kontrak kerja, tenggat penyelesaian sesungguhnya jatuh pada 7 April mendatang, atau selama satu tahun jalan sesuai dengan awal pembangunannya yang dimulai 7 April 2004.
Pandjaitan mengungkapkan, penyelesaian akhir pembangunan jalan tol Cipularang hanya terganjal satu persoalan, yakni masih belum bisa sempurna mengatasi problem longsor yang selalu terjadi di titik paling rawan. Lokasi tersebut berada di seksi dua, daerah Batu Datar, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, apalagi jika hujan terus mengguyur. "Sekitar 200 meteranlah," ujarnya.
Pemantauan di lokasi proyek tol Batu Datar menunjukkan, lokasi tersebut selama ini memang terkenal rawan longsor, karena kondisinnya diapit oleh dua tebing yang memiliki tingkat kecuraman sampai 35 meter. Di kiri kanan badan jalan tol yang tengah dibangun, terdapat areal persawahan.
Untuk mengatasi kendala longsor yang terus menghantui pengerjaan proyek tol yang akan diresmikan menjelang peringatan setengah abad Konferensi Asia-Afrika di Bandung itu, pihak kontraktor terus melakukan pemancangan peralatan anti longsor. Di lokasi sepanjang 200 meteran itu, ratusan pekerja, alat-alat berat, dan puluhan truk terus dikerahkan untuk melakukan pematangan tanah yang disiapkan buat badan jalan. (Nanang Sutisna)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|