|
Kediri
17 Partai Gurem Berkoalisi Lawan PDIP-PKB
Selasa, 29 Maret 2005 | 21:04 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Sebanyak 17 partai politik yang dalam Pemilu 2004 mendapatkan suara relatif sedikit di Kediri, Jawa Timur, kini melakukan konsolidasi. Mereka berencana untuk berkoalisi menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung, Juni nanti.
Koalisi itu berkeinginan membendung koalisi dua partai besar, PDI Perjuangan dan Partai Kebangkintan Bangsa, yang saat ini telah mendaftarkan jagonya, pasangan Sutrisno dan Sulaiman Lubis ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
Nur Rokib, salah satu deklarator, yakin gabungan 17 parpol itu akan memenuhi syarat minimal perolehan suara bagi kontestan pilkada. Kata dia, akumulasi perolehan suara gabungan mencapai 170 ribu suara. "Jumlah itu lebih dari 15 persen suara yang diperebutkan di Kediri," ujar Partai Demokrat Kediri ini tadi sore.
Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa gabungan partai kecil yang mencapai 15 persen suara pada Pemilu 2004 punya hak untuk ikut bertarung dalam pilkada. Keputusan ini merevisi UU Pemerintahan Daerah sebelumnya, yang hanya membolehkan partai dengan perolehan suara besar yang bisa ikut pemilihan.
Deklarator lainnya, Nonot Suhartono mengungkapkan 17 parpol yang telah resmi bergabung adalah Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang, Partai Damai Sejahtera, Partai Nasionalis Benteng Kemerdekaan, PNI Marhaenisme, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bintang Reformasi.
Lainnya, Partai Buruh Sosial Demokrasi, Partai Merdeka, Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan, Partai Patriot Pancasila, Partai Pelopor, Partai Sarikat Indonesia, Partai Persatuan Daerah dan Partai Perhimpunan Indonesia Baru. "Sejumlah parpol lain juga telah menyatakan bergabung, namun belum ada pernyataan resmi melalui surat," kata Nonot.
Dwidjo U Maksum
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|