|
Bandung
Warga Aceh di Bandung Buka Posko Bantuan
Senin, 27 Desember 2004 | 17:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mahasiswa asal Nanggoe Aceh Darussalam yang kuliah di Bandung mulai Senin (27/12) membuka posko bantuan untuk korban gempa di Aceh. Posko ini dibuka di dua asrama mahasiswa di Jalan Belimbing dan Jalan Cicendo, serta di Sekretariat Unit Kebudayaan Aceh Intsitut Teknologi Bandung.
Menurut Fadli, Ketua Asrama Mahasiswa Aceh di Jalan Belimbing, posko ini tidak hanya menjadi tempat mengumpulkan bantuan. "Kami juga menjadikan posko ini sebagai pusat informasi bagi masyarakat Aceh di Bandung yang ingin mengetahui perkembangan terakhir saudara-saudara kita yang terkena bencana gempa," ujar Fadli.
Sampai saat ini, kata Fadli, banyak warga Aceh di Bandung yang belum tahu nasib saudara-saudara mereka di Tanah Rencong. "Kami sudah mencoba menghubungi saudara-saudara kami melalui telepon, tapi hasilnya masih nihil. Saluran telepon di Aceh masih diputus," ujar mahasiswa Kimia Universitas Padjadjaran angkatan 2000 ini.
Saat Tempo mendatangi asrama mahasiswa Aceh di Bandung, sebagian besar mahasiswa terlihat sedang memantau berita di televisi. Sebagian dari mereka mengaku resah karena belum tahu nasib saudara mereka di Aceh. "Jadi kami terus memantau telvisi, radio dan koran untuk mengetahui perkembangan terakhir," katanya.
Menurut Fadli, pihaknya menerima bantuan apa saja mulai dari makanan, uang atau obat-obatan. "Khusus untuk uang, bisa dikirimkan ke rekening Bank Central Asia cabang Jalan Riau Bandung atas nama Syarif Hidayat dengan nomor 0860263955," katanya.
Selain mahasiswa, sejumlah warga Aceh yang berprofesi sebagai pengemudi dan pengusaha angkutan juga membuka
posko serupa. Tempatnya di PO Pelangi Jalan Soekarno Hatta Bandung. "Bantuan yang terkumpul akan kami kirim
setiap hari dengan menggunakan bus Pelangi," ujar Abida Rahmat, Kepala Perwakilan PO Pelangi kepada Tempo.
Senada dengan Fadli, Abida juga mengaku masih terus memantau perkembangan terakhir tentang nasib saudara
mereka di Aceh. "Sambil menunggu, akan kami terus mengupayakan bantuan bagi saudara-saudara kita di sana
karena sifatnya sudah mendesak," ujarnya.
Rana Akbari Fitriawan-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|