|
Nusa
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
25 April 2004
TEMPO Interaktif, Sukabumi:Akibat hujan deras sejak Sabtu hingga Minggu (25/4) mengguyur Sukabumi, sedikitnya 20 hektare area tanaman padi milik warga Kampung Pamatutan dan Desa Ciboboko, Kecamatan Bojong Genteng terendam air setinggi 1 meter. Selain itu, jalan raya Pamangbong terputus selama lima jam akibat longsor.
Menurut Camat Bojong Genteng Drs Risbandy AR, terendamnya puluhan hektar sawah yang terletak di Kampung Pamatutan dan Ciboboko tersebut akibat hujan deras sehingga arus air tidak tertampung di sungai-sungai dan saluran air yang tersedia. Akibat hujan deras tersebut, sambung Risbandy, air Sungai Cipalasari yang berada di sekitar areal sawah meluap. "Banjir hebat akibat luapan Sungai Cipalasari yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB," ungkapnya.
Risbandy mengatakan, selaian volume air yang cukup besar, Sungai Cipalasari juga meluap akibat saluran yang tidak lanacar. Karena tersumbat sampah rumah tangga. "Hingga Minggu siang air Sungai Cipalasari yang merendam lahan pesawahan warga Pamatutan dan Ciboboko masih menggenang," ungkapnya. Nmaun demikian, kata dia, sebagian lahan dan parit-parit yang tergerus banjir sudah mulai diperbaiki warga.
Akibat bencana banjir tersebut, kata Risbandy, warga terancam gagal panen tahun ini. Pasalnya, kemungkinan padi yang sedang berkembang itu tidak akan tumbuh seperti biasanya. "Rata-rata tanaman padi yang terendam air banjir masih berumur antara satu hingga dua bulanan," cetusnya. Risbandy juga mengatakan, berdasarkan perkiraan sementara, kerugian akibat musibah banjir tersebut mencapai sekitar Rp 50 juta lebih.
Selain musibah banjir, sambung Risbandy, di wilayah Kecamatan Bojong Genteng juga terjadi musibah longsor. Longsor terjadi di Jalan Raya Pamangbong Desa Cibodas. Longsor tersebut terjadi sekitar pukul pukul 15.30 WIB. "Akibat longsor ini, sebagain jalan raya tersebut tertutupi tanah," paparnya. Arus transportasi pun lumpuh total hingga pukul 22:00 WIB. Untuk memulihkan jalur transportasi, warga sekitar bergotong-royong membersihkan longsoran tanah kepinggir badan jalan raya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, pada saat bersamaan di tempat terpisah terjadi juga musibah longsor. Musibah alam tersebut terjadi di Kampung Bojong Longok RT 04/01 Desa Berkah Kecamatan Parakansalak. Tanah longsor tersebut mengenai bagian belakang dua rumah milik Memen (50). Pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Deden Abdul Aziz - Tempo News Room
|