|
Nusa
Kebakaran di Kawah Ijen Banyuwangi Semakin Meluas
28 Oktober 2002
TEMPO Interaktif, Banyuwangi:Petugas Jagawana belum berhasil memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Cagar Alam Kawah Ijen, Banyuwangi. ”Suhu yang dingin, antara 5 - 10 derajat Celcius mempercepat merambatnya api,” ujar Kuswaya, Kepala Seksi Konservasi Taman Nasional Alas Purwo kepada Tempo News Room, Senin (28/10).
Menurut Kuswaya, petugas sulit melokalisir api karena pola perputaran angin sangat sulit diidentifikasi. Apalagi angin bertiup kencang yang mengakibatkan bola api meloncat ke bagian lain. Pihaknya sudah berupaya memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran. “Baik dengan cara manual ataupun dengan menyemprot air,” katanya.
Petugas taman nasional, yang mengelola cagar alam, sudah membuat sekat bakar di sekeliling kawasan yang terbakar dengan membakar bagian hutan tersebut. Mereka menurunkan 21 petugas yang dilengkapi dengan jet shooter sebanyak 5 unit yang masing-masing berkapasitas 20 liter. “Kendala lainnya yang kami hadapi adalah sulitnya air untuk memadamkan,” kata Kuswaya.
Kebakaran yang berada di ketinggian 700 sampai 1.600 meter di atas permukaan laut tersebut sudah terjadi sejak pekan lalu. Sampai kemarin areal hutan yang terbakar seluas 250 hektare dari seluruh cagar alam seluas 2.650 hektare di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Penyebab kebakaran diduga karena kecerobohan yang dilakukan penebang liar.
Kuswaya mengatakan kebakaran hutan ini akan mengakibatkan banyak aset cagar alam berupa flora dan fauna mati dan terusir dari kawasan tersebut. “Selain itu, kebakaran hutan juga akan mengganggu aktivitas pengambilan belerang,” katanya. (Bibin—Tempo News Room)
|