Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bantalan Lapuk, Penyebab Kereta BBM Anjlok Kertosono
Kamis, 11 September 2008 | 19:19 WIB

TEMPO Interaktif, Madiun:Penyebab anjloknya kereta pengangkut BBM di jembatan kali Brantas Kertosono Kabupaten Ngajuk beberapa waktu lalu terkuak. Bantalan yang lapuk dan rel patah menjadi penyebab anjloknya 9 ketel kereta pengakut BBM.

Menurut Humas Daops PT Kereta Api KA VII Madiun Eko Budianto mengatakan sebelum kereta melintas, petugas penilik jalur telah memantau seluruh bantalan. Hasilnya, secara spesifikasi teknis bantalan masih layak. "Ternyata permukaan bantalan bagus, tapi dalamnya keropos," katanya, Kamis (11/9)

Sambungan rel patah akibat beban yang ditopang terlampau berat. Untuk menghindari kejadian serupa, petugas PT KA telah melakukan perbaikan lintasan kereta. Petugas mengganti bantalan kayu yang lapuk dengan bantalkan beton dan memeriksa rel serta pengawasan tambatan rel dari ancaman pencurian.

Dari sepanjang lintasan kereta api yang menghubungkan Ngawi-Madiun- Nganjuk-Kediri-Tulungagung sejauh 236 kilometer, 26 persen diantaranya menggunakan bantalan rel dari kayu.  Sisanya telah diganti dengan bantalan yang terbuat dari beton yang lebih kokoh.

Perbaikan bantalan rel ini, kata Eko, mendesak dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang angkutan kereta mudik lebaran. Apalagi, saat arus mudik jumlah penumpang akan semakin meningkat, menyusul penambahan 40 gerbong penumpang khusus arus mudik. <b>EKO WIDIANTO</b>

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Serat Optik Pendeteksi Rel Kereta Api  | 19 Pebruari 2001
Menarik Gerbong Sepanjang Malam  | 04 Pebruari 2002
Lambaian Rupiah di Stasiun Siluman  | 04 Pebruari 2002
Maut Mengintai di Jalur Besi  | 04 Pebruari 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pintu Perlintasan Rawa Sari Pakai Sistem Manual
Korban Tewas Tabrakan Kereta Bertambah
Tanah Lembek, Kereta Gampang Anjlok
Dalam Dua Jam Dua Kereta Anjlok Di Jawa Barat
Ditabrak Tiang, Suryana Tewas
Jembatan Kereta Api Kertosono Dipotong
Penumpang Kereta Telantar di Stasiun Kediri
Kereta Anjlok, 14 Perjalanan Kereta di Jombang Dibatalkan:
Baru Tiga Gerbong yang Terangkat
Lima Perjalanan Kereta Api Dialihkan
> selengkapnya...

Referensi

Tragedi Pasar Minggu

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135038 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data