Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pasokan Air PDAM Purwokerto Terancam Digilir
Senin, 08 September 2008 | 15:55 WIB

TEMPO Interaktif, Purwokerto: Tren pemadaman bergilir bukan hanya untuk listrik. Air PDAM di Purwokerto juga rencananya akan didistribusikan bergilir jika hujan tak segera turun.

"Kalau debit terus menyusut, salah satu langkah yang mungkin dilakukan yakni distribusi bergilir," kata pejabat sementara Direktur Utama PDAM Purwokerto, Poedjatman.

Ia mengatakan debit air PDAM, khususnya dalam kota, sudah menyusut hingga 40 persen. Sebelumnya, debit air yang semula 520 liter per detik, kini turun tajam menjadi 280 liter per detik. Akibatnya pasokan air kepada 40 ribu pelanggan menjadi tidak lancar.

Khusus dalam kota, debit air bahkan sudah berkurang hingga 50 persen. Biasanya, pasokan air bisa mencapai 180 liter per detik, kini hanya tinggal 90 liter per detik.

Namun, Poedjatman menegaskan, kebijakan ini akan ditempuh jika hujan tidak turun dalam satu atau dua bulan ke depan. Sebab, dengan distribusi bergilir, pelayanan terhadap konsumen akan terganggu.

Dalam sebulan terakhir ini pelanggan PDAM sering mengeluhkan tidak lancarnya distribusi air dari PDAM. "Mengalirnya kecil, bahkan kadang tidak mengalir sama sekali," kata Soekirman, ibu rumah tangga di Kelurahan Kober, Purwokerto Barat.

Ketidaklancaran distribusi air juga diungkapkan pelanggan di Perumahan Griya Satria Purwokerto. "Kalau seperti ini, konsumen yang dirugikan. Sudah membayar, tapi pelayanannya mengecewakan," keluh Paryono, warga perumahan tersebut.

Poedjatman mengaku pihaknya sudah berupaya optimal untuk meningkatkan debit air, termasuk penggunaan sumur pompa yang ada. Ia menyebutkan saat ini tarif dasar air masih tergolong murah. "Tapi kami belum akan menaikkannya tahun ini," tegasnya.

ARIS ANDRIANTO


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PDAM Cirebon Gunakan Mobil Tangki Salurkan Air
Debit Dua Sumber Air di Boyolali Tinggal 12 Liter per Detik
Korban Banjir di NTT Kesulitan Air Bersih
Ribuan Pelanggan PDAM Magetan Krisis Air
Pemda NTT Didesak Gunakan Dana Darurat
Indonesia Terancam Kekurangan Air Bersih
Dua Investor Asing Incar Proyek Air Bersih
Warga Lereng Merapi masih Kesulitan Air Bersih

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk134344 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data