TEMPO Interaktif, Denpasar: Haji Agus Bambang Priyanto, relawan saat terjadi ledakan bom di Kuta pada 2002, diundang pada sidang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Ia diminta untuk berbicara dalam simposium mengenai dukungan terhadap para korban terorisme.
Agus akan membawakan makalah berjudul ‘Upaya penyelamatan Korban Tindak Terorisme Bom Bali 12 Oktober 2002”. “Disana, kami akan dipertemukan dengan relawan kasus terorisme dan korban dari negara-negara lain,” ujarnya kepada pers, Senin.
Agus bersama Rukun Kematian Fardhu Kifayah terlibat aktif menolong para korban ledakan bom. Kelompok ini adalah bentukan warga muslim di Kuta yang biasa bertugas memandikan jenazah.
Setelah kejadian itu, Agus banyak bergerak melakukan aksi sosial termasuk dalam mengurus keluarga para korban lokal melalui paguyuban Isanak Dewata. Organisasi ini memberikan modal kerja dan biaya sekolah untuk para janda serta anak-anak yang menjadi yatim karena ayahnya menjadi korban ledakan bom. ROFIQI HASAN