|
Minyak Dunia dan Listrik Pengaruhi Sumatera Barat
Sabtu, 30 Agustus 2008 | 09:57 WIB
TEMPO Interaktif , Padang: Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi mengatakan, harga minyak mentah dunia yang diperkirakan terus naik serta kelangkaan listrik akan mempengaruhi perekonomian Sumatera Barat pada 2009.
Menurut Gamawan, ada delapan hal yang akan mempengaruhi Sumbar tahun depan. Pertama, harga minyak mentah dunia pada 2009 diperkirakan masih di atas 100 dolar AS per barel. Kenaikan harga minyak juga diikuti kenaikan harga elpiji yang akan berpengaruh terhadap produktifitas dan daya beli masyarakat. "Hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan mendorong terjadinya gejolak sosial," kata Gamawan, Sabtu (31/8).
Kedua, tarif dasar listrik meningkat dan kekurangan pasokan listrik sangat mengganggu aktivitas industri, perdagangan, rumah tangga dan perkantoran. Namun, Gamawan Fauzi mengatakan Sumatera Barat lebih beruntung dibanding provinsi tetangga karena masih mempunyai basis pertanian yang kuat.
Menurut Gamawan, sektor pertanian memiliki ketergantungan yang relatif rendah terhadap fluktuasi harga minyak, listrik dan berbagai faktor produksi lain. "Hal ini dapat memaksimalkan nilai tambah dan penerimaan dari setiap unit produksi yang dihasilkan di Sumbar," kata Gamawan.
Untuk perkuatan keunggulan komparatif tersebut, diperlukan berbagai strategi dan kebijakan untuk meningkatkan kualifikasi dan profesionalisme pelaku-pelaku ekonomi sehingga dapat mempercepat pencapaian berbagai program yang telah ditetapkan. Tempo| Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|