Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KPU Diminta Segera Buka Tender Logistik
Senin, 15 September 2008 | 16:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum diminta segera membuka penawaran tender logistik pemilu. Proses tender pengadaan logistik harus dilakukan untuk mencegah terjadinya korupsi. "Proses tender bisa dilakukan dalam tiga bulan," kata Sekretaris Jenderal Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Arif Nur Alam, Senin (15/9).

KPU, ujar dia, masih memiliki waktu 7 bulan sebelum pemilu legislatif. Arif mengatakan KPU harus menginventarisasi logistik yang masih bisa digunakan. Terutama, kata dia, logistik di daerah yang baru saja mengadakan pemilu kepala daerah. Sehingga, pengadaan logistik pemilu mendatang tidak seperti pengadaan logistik pemilu 2004 yang mengadakan seluruh barang baru.

Menurut dia, KPU harus segera menyiapkan desain logistik yang akan ditenderkan. Dia meminta KPU berfokus pada pengadaan logistik dibanding melakukan sosialisasi ke luar negeri. "Desain harus cepat dilakukan supaya tidak terjadi penunjukan langsung," katanya.

Arif mengatakan penunjukan langsung dalam pengadaan logistik pemilu rawan penggelembungan anggaran (mark up) dan korupsi. Apalagi, sebagian pengadaan logistik pemilu dilakukan secara desentralisasi. KPU pusat, dia melanjutkan, bertanggung jawab penuh atas pengadaan yang terdesentralisasi itu. Alasannya, biaya pengadaan itu berasal dari APBN.

Kurniasih Budi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Sepiring Blanggreng Menjelang Pemilihan | 07 Maret 2005
TEMPO, 7 April 1990  | 07 Juni 2004
Rambatan Suara dari Bilik ke Komisi  | 14 Juni 1999
Tahap Kritis dalam Penghitungan Suara  | 07 Juni 1999
"Konflik Massa Paling Saya Takutkan"  | 13 April 1999
KPU Vs Menteri Kampanye  | 13 April 1999
Tak Setuju Subsidi Satu Miliar  | 13 April 1999
Rp 1 Miliar untuk Partai, Kenapa Tidak? | 06 April 1999
Ayo, Rebut Dana Partai Rp 1,5 Miliar  | 06 April 1999
Lakon Gugat Bersimpang Angka | 02 Agustus 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

ejumlah Logistik Pemilu Tak Jelas Statusnya
KPU Perpanjang Waktu Pendataan Pemilih
Surat Suara Khusus Tunanetra
Kertas Suara Pemilhan Umum Akan Berbentuk Memanjang
Pemilu 2009 Kemungkinan Pakai Marker Warna Orange
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif
Wakil Presiden Minta KPU Kurangi Jumlah Negara yang Dikunjungi
Keliling Dunia KPU Dinilai Tak Efektif
Pengadaan Surat Suara Pemilu Rp 1,2 Triliun
Kunjungan KPU ke Luar Negeri Akan Ditunda
> selengkapnya...

Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Syarat Kesehatan Calon Presiden
Perolehan Kursi Partai di DPR
Electoral Threshold
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
Partai Kebangkitan Bangsa
Koalisi Media untuk Pemilu
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135551 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data