|
Detasemen Antiteror Dikerahkan ke Tambang Freeport
Senin, 15 September 2008 | 11:56 WIB
TEMPO Interaktif, Timika: Siang ini kekuatan pasukan antiterror dari Detasemen Khusus 88 Polda Papua ditambah menjadi sembilan orang. Mereka diterbangkan dari Jayapura menuju Timika menggunakan pesawat komersial dari Bandar Udara Sentani. "Kami harus bisa mengungkap aksi teror ini," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Papua, Brigadir Jenderal Prasetyo, Senin (15/9). Menurut Prasetyo, pelaku hanya ingin meneror, bukan merusak fasilitas tambang Freeport atau bandara. “Begitulah teror," ujarnya saat melihat lokasi ledakan di dekat gardu listrik PT Freeport Indonesia. Ledakan yang letaknya tak jauh dari Bandar Udara Mozes Kalingin Timika ini berlangsung tadi malam. Instalasi listrik itu berfungsi menyuplai sebagian besar kebutuhan listrik perusahaan tambang asal Amerika Serikat. Selain lokasi tambang di Tembagapura, Grassberg, juga tambang bawah tanah. Selain itu, instalasi juga menyuplai listrik untuk Kota Kuala Kencana, Kantor Polres Mimika, Kantor Kodim 1710 Mimika, dan sekitar Kota Kuala Kencana. Prasetyo menganaslisa, ada kemiripan antara pola peledakan di jembatan Mile 49 dan tangki solar di Mile 50 pada Jumat lalu. “Hampir mirip," katanya. Freeport belakangan sering diguncang ledakan. Polisi menemukan jenis ledakan ditimbulkan dari mortir. Tjahjono Ep
INDEKS BERITA LAINNYA :
|