Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Suku Amugme Tagih Jatah Laba Satu Persen Freeport
Senin, 15 September 2008 | 09:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejumlah warga dari suku Amungme dan Komoro di Timika, Papua, menagih pembagian 1 persen dari laba kotor tambang PT Freeport Indonesia. Pembagian laba itu dicetuskan dalam perjanjian kesepahaman (Mou) antara dua suku besar tersebut dengan Freeport pada 2000.

"Sudah delapan tahun belum ada realisasi," ujar Markus Bugaleng, Kepala Suku Amugme yang hari ini datang ke kantor Freeport di Plaza 89 Kuningan, Jakarta. "Berapa laba kotor Freeport kami belum tahu. Begitu juga nilai satu persennya, tidak jelas," kata Markus kepada Tempo.

Selain pembagian keuntungan, menurut Markus, dalam MoU juga disebutkan perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu akan membangun berbagai fasilitas untuk penduduk, seperti pendidikan, pembangunan jalan, pengembangan ekonomi rakyat, dan bantuan sosial. "Sampai sekarang dua suku besar belum terima apa-apa dari Freeport," katanya.

Upaya menagih ke kantor Freeport di Tembagapura, menurut Markus, sudah tak terbilang jumlah kedatangannya.  Tapi, katanya, semakin sering datang menagih kian panjang  kegagalan warga memperjuangkan tuntutannya.

Kedatangan penduduk asli Papua ini diantar lembaga swadaya Indonesian Human Rights Committee for Social. Menurut Muhammad Taufik, aktivis lembaga itu, ada tujuh kepala suku dari tiga desa sekitar Tembagapura yang akan diterima PT Freeport.

Elik S
 

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ada Udang di Balik Freeport?  | 20 Oktober 1998
Merger Terganjal Divestasi  | 26 April 2004
Berebut Duit Tambang Emas  | 13 Januari 2003
Ke freeport via wall street | 12 Oktober 1991
Tak lagi cukup 100.000 hektare | 07 September 1991


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Instalasi Listrik Freeport Diincar Teror Bom
Suku Amugme Datangi Kantor Freeport
Polda Papua Bahas Ledakan di Freeport
Warga Timika Dengarkan Ceramah Dubes Amerika
Mahasiswa Papua Minta Pemerintah Tutup Freeport
Ketua MPR Minta Penyebar Berita Pembunuhan di Papua Dihukum
Kontras Belum Dapatkan Informasi Tewasnya Mahasiswa Papua
Kontras Selidiki Dugaan Pembunuhan 16 Mahasiswa Papua
Polisi Bantah Pembunuhan 16 Mahasiswa Papua
Kontras: Selidiki Tewasnya 16 Mahasiswa Universitas Cendrawasih
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135445 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data