TEMPO Interaktif, Jakarta: Jenazah Nguni Toka Rondonuwu, korban kecelakaan pesawat Spanair yang berhasil diidentifikasi oleh keluarganya pada Sabtu (30/8) waktu Spanyol, dijadwalkan tiba Rabu (3/9) pada pukul 17.35, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Jenazah Nguni diterbangkan dari Madrid Spanyol dengan pesawat Lufthansa bernomor penerbagnan LH778. Rencananya jenazah Nguni bersama keluarga akan diterbangkan ke Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis (4/9), dengan pesawat Garuda bernomor penerbangan GA600, dan dijadwalkan tiba pukul 09.40 WITA.
"Proses identifikasi berlangsung cepat. Mayat Nguni sudah ditemukan, dan bisa segera dibawa pulang," kata juru bicara Departemen Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah.
Nguni yang berusia 31 tahun, adalah anak buah kapal yang tengah dalam perjalanan ke Kepulauaun Canary. Kecelakaan yang menimpa pesawat Spanair MD-82 pada Rabu 20 Agustus lalu itu, telah menewaskan 153 orang dan 19 orang yang selamat dilaporkan mengalami luka parah.
Pesawat jenis Boeing bernomor penerbangan JK5022 ini hendak menuju Las Palmas, Kepulauan Canary, terbakar sesaat setelah lepas landas di Bandara Internasional Barajas, Madrid.
Bobby Chandra