Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembangunan Stasiun Pengisian Gas Dipercepat
Jum'at, 29 Agustus 2008 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta : PT Pertamina akan mempercepat pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di empat lokasi, yaitu dua di Bekasi kemudian di Purwasuka dan Tangerang.

Langkah ini untuk mengantisipasi antrian panjang dan kelangkaan elpiji setelah terjadi kenaikan harga gas elpiji tidak bersubsidi, 12 dan 50 kilogram, pada awal minggu ini. "Kami akan lihat dalam 2 minggu. Jika terjadi kelangkaan maka kami akan lakukan langkah pencegahan," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad Faisal kepada wartawan hari ini (29/8) di Jakarta.

Selain itu, Pertamina juga akan meminta depotnya untuk melayani masyarakat 24 jam hingga Sabtu dan Minggu. "Kami sudah kirim surat edarannya ke seluruh agen," ungkap Faisal.

Sementara untuk peralihan konsumsi elpiji 12 kilogram ke 3 kilogram, Faisal setuju dengan usul Dirjen Migas untuk mendistribusikan elpiji bersubsidi itu (3 kilogram) dengan sistem tertutup. "Kami juga akan mengawasi para agen jika terjadi peralihan konsumsi. Ini memang sulit tapi akan kami himbau terus," katanya.

Sejak harga gas elpiji 12 kilogram dinaikkan menjadi Rp 5.750 per kilogram pada awal minggu ini, Pertamina belum melihat ada kenaikan signifikan konsumsi elpiji bersubsidi 3 kilogram. Penjualan untuk 3 kilogram perharinya masih di sekitar 2.500 hingga 3.000 ton per hari.

Pertamina, lanjutnya, juga sedang mengantisipasi kenaikan konsumsi bahan bakar jelang lebaran Oktober 2008. Untuk bahan bakar premium saat ini terjadi kenaikan konsumsi dari 50 ribu kilo liter menjadi 57 ribu sampai 59 ribu kilo liter perhari. Karena itu pada September nanti perusahaan akan menaikkan cadangan premium dari 16 hari menjadi 22 hari atau sebesar 5 juta kilo liter.

Sementara untuk cadangan solar pada bulan depan akan dipertahankan untuk 23 hari. Cadangan kerosin mencapai 20 hari. Dan cadangan elpiji sebesar 19 hari.

Tempo| Sorta Tobing


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Eceran Elpiji Rp 98 ribu di Palangkaraya
Harga Elpiji Balikpapan Mencapai Rp 100 Ribu
Pertamina Awasi Agen Elpiji
Pertamina Ancam Cabut Izin Agen Penimbun Elpiji
Kalla Jamin Kenaikan Harga Gas Tidak Signifkan
Kenaikan Harga Elpiji Aksi Korporasi Pertamina
Ibu Rumah Menjerit Karena Harga Elpiji
YLKI Menilai Kenaikan Elpiji Tak Wajar
PGN Turunkan Target Penjualan Gas 2008
Kalla Minta Pasokan Migas di Sumatera Aman
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132863 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data