Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KPK Belum Berencana Periksa Miranda
Kamis, 21 Agustus 2008 | 14:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra M. Hamzah mengatakan, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom belum akan dimintai keterangan soal pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan Agus Condro. “Belum, belum. Itu kan keterangan Agus Condro. Keterangan itu boleh dikatakan keterangan satu orang. Ini bukti awal,” kata Chandra, Kamis(21/8), di Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Agus Condro mengaku menerima duit Rp 500 juta setelah Miranda terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada Juni 2004 lalu. Uang tersebut diserahkan di ruang kerja Emir Moeis, rekannya satu fraksi yang saat itu menjabat Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan DPR.

KPK, lanjut Chandra, sedang mengumpulkan alat bukti lain untuk menyidik kasus tersebut. Untuk menindaklanjuti sampai penyidikan, dibutuhkan satu lagi alat bukti. “Tanpa dua alat bukti itu, kita agak susah memproses lebih lanjut. Karena itu tugas KPK menemukan itu,” ujarnya.

Sutarto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dugaan Baharuddin Memeras, KPK Anggap Kabar Baru
Agus Condro: Fraksi Reformasi Tolak Miranda Goeltom
Baharuddin Aritonang Bantah Memeras Antony
Jaksa Urip Menghadapi Sidang Tuntutan Hari Ini
Badan Kehormatan DPR Belum Akan Tindaklanjuti Pengakuan Agus Condro
Golkar Tak Ingin Terseret Kasus Miranda
Fraksi PDIP Tunggu Agus Condro
Agus Condro Segera Buka Suara ke Fraksi
Menteri MS Kaban Nilai KPK Masih Proporsional
Ketua dan Sekretaris PAN Pandeglang Dicopot
> selengkapnya...

Referensi

Uang Sukses untuk Punggawa
Mereka Belum Tersentuh
Umumnya Mendesak Mundur
Menanti Vonis Istana
Menolak Calon Busuk
Kisah Paskah di Le Meridien
"Menteri Selesai, Tinggal DPR"
Dari Hilton hingga Gandaria
Aliran Duit Haram
8 PERTEMUAN BERUJUNG DUIT
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk131734 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data