|
Teror Bom, KPU Belum Anggap Ancaman
Selasa, 19 Agustus 2008 | 10:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum, Abdul Hafiz Anshary, mengatakan belum perlu meminta tambahan pengamanan sehubungan teror bom molotov pada pagi tadi. Sebuah bom molotov dilemparkan ke mobil Kijang di kompleks KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta, sekitar pukul empat tadi pagi. "Kami tidak mempersoalkan, itu bukan teror," kata Hafiz,. Menurut Hafiz, dirinya mendapat laporan dari staf sekretariat bahwa bom molotov itu merusak sebuah mobil dinas KPU. Mobil Karet bagian depan Kijang tipe LGX warna hitam itu berpelat merah B-7987-DQ melelh. Ban terbakar dan pintu sebelah kiri rusak. "Di dalamnya ada pecahan botol," katanya. Ia sudah melaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Sejumlah saksi sedang dimintai keterangan. Hafiz menganggap itu bukan teror atau ancaman. "Kerusakannya kecil, belum sampai teror," katanya. KPU, lanjut dia, belum mengartikan hal itu sebagai teror atas ketidakpuasan partai terhadap keputusan KPU. Eko Ari Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|