Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dokter Menampik Waktu Kelahiran Cucu Presiden Pesanan
Minggu, 17 Agustus 2008 | 10:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dokter Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, menegaskan waktu dan metode kelahiran cucu pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, murni didasarkan pertimbangan medis. Bukan karena ada pesanan bertepatan peringatan Hari Proklamasi RI ke 63. "Sang ibu akan terkena risiko kesehatan jika kelahiran ditunda," kata dokter Yanwar Hadiyanto, Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Pondok Indah.

Ia menjelaskan, pada pemeriksaan kandungan periodik beberapa bulan sebelumnya, si jabang bayi anak pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Larasati Pohan diperkirakan lahir pertengahan bulan Agustus. Waktu kehamilan pun juga bertepatan.  Sedangkan metode caesar dipilih untuk mengurangi risiko bagi sang ibu, dibandingkan dengan proses melahirkan normal. "Ini juga murni pertimbangan kesehatan," kata Yanwar tanpa menjelaskan secara rinci.

Begitu pula proses perawatan yang diberikan kepada jabang bayi maupun ibunya  dengan cara standar. "Tak berlebihan.Sederhana saja," katanya. Yanwar mengakui ada beberapa prosedur protokoler kenegaraan yang harus dipenuhi  rumah sakit. "Ini keluarga Presiden, tentu ada pengamanan khusus karena presiden juga menemani langsung sebelum operasi berlangsung." ujarnya.

Berdasarkan pantauan Tempo, suasana di Rumah Sakit Pondok Indah hingga pukul 09.20 Minggu pagi  lengang. Tak ada penjagaan Ppasukan Pengamanan Presiden. Hanya petugas keamanan internal rumah sakit yang melakukan pengamanan ketat di beberapa titik.

Agus Harimurti, anak sulung Presiden mengatakan, belum memilihkan nama untuk bayinya. "Kami harus berdiskusi dulu, yang jelas saya bersyukur karena proses kelahiran lancar," ujarnya. Bayi perempuan itu lahir hari ini pada pukul 06.21. 

Fery Firmansyah  

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Annisa Langsung Susui Bayinya
Lewat Caesar 17.08.08 , Cucu Presiden Lahir
Hari Ini Rute Trans Jakarta I dan II Dialihkan
Rute Parkir di Kawasan Istana
Lalu Lintas Istana Negara Dipadati Massa
Presiden dan Wakil Merenung di Makam Kalibata
Jelang HUT Kemerdekaan, Istana pun Berdandan
Rayakan HUT RI, Presiden Undang 32 Tokoh
Presiden Gelar Kuliah Umum
SBY: Melawan Korupsi Kita Pasti Menang
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk131158 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data