|
Pamor Yudhoyono Sulit Didongkrak
Rabu, 06 Agustus 2008 | 17:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Andrianof Chaniago, mengatakan popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sulit terdongkrak tanpa pembenahan kinerja pemerintahannya.
"Perlu kekompakan di kabinet untuk menjaga ritme kerja," kata Andrianof di Universitas Paramadina, Rabu (6/8).
Selama ini, menurut Andrinof, kinerja pemerintahan belum maksimal. "Secara implisit ada perpecahan, terutama Presiden dengan wakilnya," katanya.
Survei sejumlah lembaga menyebutkan pamor Yudhoyono terus melorot. Posisinya nyaris disalib Megawati Soekarnoputri. Mantan presiden ini diperkirakan bakal menjadi rival terberat Yudhoyono pada Pemilu 2009.
Andrinof mencontohkan tidak kompaknya Yudhoyono dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Keduanya kerap mendahulukan egoisme masing-masing. Padahal, seandainya kompak dan l kinerja pemerintahan menjadi akan berpengaruh positif bagi keduanya. "Meski nantinya pisah, dampaknya akan bagus bagi keduanya," ujarnya.
Apabila nantinya berpisah, Andrinof menambahkan, Yudhoyono harus mencari sosok serupa dengan Kalla. "Yaitu memiliki kemampuan manajerial dan tipikal cepat mengambil keputusan, dan dari kaum muda," katanya.
Eko Ari Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|