|
Paskah dan Kaban Diminta Mundur
Senin, 04 Agustus 2008 | 09:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengatakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzzeta dan Menteri Kehutanan Malem Sambat Kaban harus mundur. "Dua menteri ini harus mundur karena telah merusak kepercayaan rakyat pada kabinet," katanya kepada Tempo Senin (4/8).
Sebelumnya, kedua mantan anggota Komisi Keuangan DPR diduga terlibat sebagai penerima aliran dana Bank Indonesia ke Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2008 senilai Rp 31,5 miliar.
Meski belum ada ketetapan hukum yang menyatakan kedua menteri itu terlibat, Arbi meminta kedua menteri mengundurkan diri. "Mereka (Paskah dan Kaban) harus punya etika dan tanggung jawab," katanya.
Menurut dia, dalam politik yang menjadi acuan adalah etika dalam berpolitik, bukan keputusan hukum. "Kalau mau nunggu keputusan hukum, sampai kapan? Apa tahun depan," katanya.
Kedua menteri itu harus mencegah kepercayaan publik terus merosot terhadap kinerja pemerintahan. "Jika begini terus bangsa ini tidak akan maju," katanya.
Presiden, kata Arbi, diminta memutuskan kebijakan atas kedua menteri ini secara bijak. "Presiden harus mengkaji untung ruginya," katanya,"Tapi berpegang pada kepentingan publik."
Eko Ari Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|