Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kerusakan Lingkungan Bisa Dilaporkan Lewat SMS
Senin, 28 Juli 2008 | 20:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kerusakan lingkungan kini dapat dilaporkan lebih cepat dari daerah terpencil dengan mengggunakan telepon seluler, SMS, MMS, atau alternatif aplikasi mobile dan web.

Pelaporan itu dapat dilakukan melalui sistem aplikasi Butterfly yang diikutsertakan Tim Antar Muka Institut Teknologi Bandung dalam kompetisi Internasional Imagine Cup di Paris, Perancis pada 8 Juli lalu.

"Inovasi yang mereka ciptakan mampu membantu menjaga kelestarian lingkungan hidup." kata Mona Monika, Manajer Humas Microsoft saat dihubungi hari ini.

Aplikasi Butterfly akan mengklasifikasi permasalahan atau problema sosial sesuai kategori prioritas dan lokasi. Butterfly lalu akan meneruskan laporan kepada badan atau pejabat setempat yang bertanggungjawab.

Butterfly mampu memberikan akses kepada masyarakat di daerah terpencil yang berada jauh dari petugas lingkungan untuk melaporkan dan berbagai informasi mengenai masalah kerusakan lingkungan.

Dengan maraknya penggunaan telepon seluler dimana-mana hingga daerah terpencil, masyarakat dapat langsung melaporkannya jika menemukan kerusakan lingkungan.

Masyarakat bisa mengirim gambar melalui MMS atau lewat pesan pendek maupun dengan menelepon petugas. Hasil laporan akan dimunculkan di portal yang dimiliki oleh badan yang berwenang. Melalui portal itu akan terlihat laporan-laporan yang sudah masuk maupun yang sudah ditindaklanjuti.

Hari ini Tim Antar Muka ITB yang terdiri dari Arief Widhiyasa, Dimas Yusuf Danurwenda, Ella Madanella Dwi Mustika, dan Erga Ghaniya mempresentasikan karyanya kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurut Mona, Menteri Negara Rachmat Witoelar mengapresiasi temuan tim ITB yang di sponsori oleh Microsoft ini. "Ada nilai lebih dari sofware ini karena mengandung ketepatan waktu." kata Mona menirukan pendapat Rachmat.

Pemerintah mengakui selama ini menemui kendala mengenai ketepatan waktu pelaporan kerusakan lingkungan. Rencananya Kementerian akan kembali mengundang tim ini untuk menindaklanjuti penerapan aplikasi.

Aqida Swamurti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk129220 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data