|
Kasus Dugaan Korupsi di DPR
Departemen Perhubungan Akui Transaksi Kapal Patroli
Selasa, 01 Juli 2008 | 08:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah penangkapan Bulyan Royan, anggota Fraksi Bintang Reformasi DPR Departemen Perhubungan mengakui adanya rencana penambahan kapal patroli di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
"Program itu bukan program tahunan, tapi untuk tahun lalu dan tahun ini ada (programnya)," kata Juru Bicara Departemen Perhubungan Bambang Ervan, Selasa (1/7) dini hari.
Namun dia tidak mengetahui jumlah dan harga kapal tersebut. "Yang pasti prosesnya melalui tender," kata Ervan.
Bulyan Royan ditangkap KPK di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta kemarin sore. Ia diduga menerima suap dalam pengadaan kapal patroli di Departemen Perhubungan.
Ervan tak memastikan kemungkinan pegawai Departemen Perhubungan terkait kasus penangkapan anggota DPR Bulyan ROyan. "Saya sudah cek ke Perhubungan Laut, tapi belum dapat info-nya," kata Ervan.
Reza Maulana
INDEKS BERITA LAINNYA :
|