Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BLT Tahun 2009 Dikhususkan Bagi Perempuan
Senin, 16 Juni 2008 | 14:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2009 akan diberikan kepada Perempuan. Sebab berdasarkan survei pemberian BLT, kepala keluarga laki-laki banyak yang menggunakan bantuan tersebut untuk pembelanjaan rokok.

“Penerima BLT sebaiknya diserahkan ke Ibu-Ibu, sebab berdasarkan hasil survey, yang menggunakan dana ini secara efektif adalah ibu-ibu, sebab digunakan untuk kepentingan pangan dan pendidikan,” ujar Deputi Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Adang Sutisna, dalam acara diskusi evaluasi BLT tahun 2008, di ruang utama Menkokesra, Senin (16/6).

Menurut perhitungan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), biaya belanja rokok dalam satu rumah tangga sasaran persentasenya mencapai 7,4 sampai 12 persen. Bila pembagian BLT masih diperuntukkan bagi kepala keluarga laki-laki, dikhawatirkan konsumsi rokok di rumah tangga miskin bertambah, dan pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak subsidi anggaran lagi bagi kesehatan.

Adang menyatakan, Badan Pusat Statistik (BPS) akan memverifikasi ulang data penerima BLT pada bulan September 2008n data tersebut digunakan sebagai acuan dalam pendistribusian BLT bagi perempuan. Ia menegaskan, hingga saat ini jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) masih sama yaitu 19,1 juta RTS.

Selain melakukan verifikasi ulang data penerima BLT, Menkokesra, Departemen Sosial (Depsos) dan BPS akan melakukan koordinasi data dengan pemerintah daerah. Sebab, menurut Adang, Pemda lebih tahu data jumlah Rumah Tangga Miskin yang tepat sasaran bagi BLT.

“Nantinya data tersebut akan menjadi acuan nasional bagi pembagian BLT, meskipun jumlah RTS pada tahun 2009 bisa bertambah atau berkurang,” ujar Adang.

Sementara itu, staf perwakilan dari BPS, Afrizal, menyatakan BPS sepakat untuk mencatatkan nama ibu sebagai penerima BLT. Tidak hanya itu, bila saat ini dalam kartu BLT, nama anggota keluarga tidak ikut dicantumkan, pada tahun 2009 nanti nama anggota keluarga ikut dicantumkan.

“Bila ternyata nama ibu atau istri yang sebelumnya tercantum meninggal, maka akan diberikan kepada ahli warisnya,” ujar Adang. Ia juga menyampaikan, pada bulan Desember tahun 2008, akan dilakukan evaluasi tahap pertama pendistribusian BLT bulan Mei hingga Agustus.

Cheta Nilawaty


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk125600 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data