Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Perjanjian Pertahanan:

DPR Tambah Ragu Terhadap Pemerintah
Senin, 09 Juli 2007 | 12:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Komisi Pertahanan Yusron Ihza Mahendra mengatakan DPR semakin ragu terhadap pemerintah akibat adanya pernyataan Singapura yang mengatakan justru telah mengajukan proposal tindak lanjut perjanjian kerjasama kedua negara.

?Tidak tahu siapa yang salah dalam tuduh menuduh ini, tapi sejak dulu harus diakui negara kita saja tidak transparan,? ujarnya kepada Tempo melalui pesawat telepon, Senin (9/7).

Yusron menegaskan, kepada DPR saja, pemerintah menutut-nutupi perjanjian kerjasama kedua negara. ?Dulu dibilang, Implementing Agreement belum pernah ditandatangani, ternyata sudah. Sekarang, copy perjanjian ekstradisi saja DPR belum terima,? ujarnya.

Tetapi Yusron menegaskan, keputusan DPR tentang perjanjian pertahanan dengan Singapura sudah ditetapkan. ?Kalau Singapura tetap tidak mau memperbaiki perjanjian pelaksanaan, DCA batal,? tegasnya. Budi Saiful Haris


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk103356 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data