|
Harmonisasi Kosmetik Rugikan Negara Berkembang
Senin, 02 Juli 2007 | 13:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Husniah Rubiana Thamrin Akib menilai harmonisasi kosmetik di tingkat negara-negara Asia Tenggara cenderung merugikan Indonesia. Sebab, kosmetik di Indonesia belum siap berkompetisi melawan kosmetik internasional.
"Kosmetik di Indonesia kebanyakan merupakan industri kecil. Mereka akan berkompetisi dengan industri kosmetik asing," katanya kepada Tempo di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senin.
Harmonisasi ini, kata dia, dilakukan dalam rangka globalisasi perdagangan. Di mana-mana, Husniah melanjutkan, globalisasi cenderung menguntungkan negara maju tapi merugikan negara berkembang.
Rencananya, harmonisasi kosmetik tingkat ASEAN akan dimulai awal 2008. Saat itu, semua kosmetik produkksi negara-negara ASEAN akan masuk ke Indonesia. Masalahnya, Husniah, ada negara ASEAN yang belum siap menghadapi harmonisasi ini seperti Myanmar. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|