Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harmonisasi Kosmetik Rugikan Negara Berkembang
Senin, 02 Juli 2007 | 13:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Husniah Rubiana Thamrin Akib menilai harmonisasi kosmetik di tingkat negara-negara Asia Tenggara cenderung merugikan Indonesia. Sebab, kosmetik di Indonesia belum siap berkompetisi melawan kosmetik internasional.

"Kosmetik di Indonesia kebanyakan merupakan industri kecil. Mereka akan berkompetisi dengan industri kosmetik asing," katanya kepada Tempo di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senin.

Harmonisasi ini, kata dia, dilakukan dalam rangka globalisasi perdagangan. Di mana-mana, Husniah melanjutkan, globalisasi cenderung menguntungkan negara maju tapi merugikan negara berkembang.

Rencananya, harmonisasi kosmetik tingkat ASEAN akan dimulai awal 2008. Saat itu, semua kosmetik produkksi negara-negara ASEAN akan masuk ke Indonesia. Masalahnya, Husniah, ada negara ASEAN yang belum siap menghadapi harmonisasi ini seperti Myanmar. PRAMONO

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tips Kesehatan | 28 Maret 2005
Politik Pelayanan Kesehatan  | 01 Pebruari 1999
Mereka Tak Takut Ancaman  | 26 Januari 1999
Surat Pembaca | 15 September 2003
Memasok Generik, Merambah Herbal | 04 Agustus 2003
Katering Membawa Bakteri  | 01 Oktober 2001
Iklan Terlarang Iklan Tertayang  | 10 September 2001
Sampurno: "Hukuman yang Ringan Tak Membuat Jera" | 03 September 2001
Obat Palsu Mengancam Kita  | 03 September 2001
Tak Cukup dengan Suplemen  | 18 Juni 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mayoritas Kosmetik Cina Berbahaya
Badan POM Kesulitan Berantas Obat Palsu
Badan POM Melarang 27 Jenis Kosmetik
LSM Ragukan Kehalalan dan Kandungan Susu Hi-Lo
Korban Ledakan Tak Boleh Dijenguk
Nelayan Berkomitmen Tidak Akan Menggunakan Formalin
Ribuan Orang Makan Bakso Gratis di Bandung
Bali Perketat Masuknya Ikan Dari Luar
9 Ton Ikan Berformalin Gagal Dimasukkan ke Bali
Tiga Pembuat Mi Pengguna Formalin Jadi Tersangka
> selengkapnya...

Website

Badan Pengawas Obat dan Makanan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk102941 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data