Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pollycarpus Mengaku Tak Mengenal Ongen
Selasa, 17 April 2007 | 20:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pollycarpus Budihari Priyanto membantah pemberitaan yangh mengatakan dirinya sempat bertemu Ongen Latuihamalo bersama Munir di Coffee Bean bandar udara Changi, Singapura, para 7 September 2004. Melalui kuasa hukumnya, Mohammad Assegaf, Polly mengatakan setibanya di Singapura pada dinihari itu ia langsung meninggalkan bandar udara menuju hotel Furama Riverfront bersama para kru Garuda lainnya.

"Coffee Bean saya tidak tahu," kata Polly melalui rekaman telepon yang ditunjukkan Assegaf kemarin di Markas Besar Polri kemarin. "Ongen saya tidak kenal. Justru saya dengar tentang Ongen dari koran dan majalah," Polly menambahkan.

Polly pernah dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan divonis 14 tahun karena terbukti secara bersama-sama membunuh aktivis hak asasi manusia itu. Tapi vonis ini kemudian dibatalkan Mahkamah Agung, yang hanya menyatakan ia bersalah atas pemalsuan surat tugas dari Garuda. Atas kesalahan ini ia diganjar dua tahun penjara.

Polisi yang terus mengusut kasus ini belakangan menemukan bukti baru dan kembali membidik Pilot Airbus 330 yang sudah 19 tahun berkarir di Garuda itu. Bukti-bukti itu antara lain menunjukkan Polly sempat terlibat pembicaraan bersama Munir dan seorang lelaki berambut gondrong bernama Ongen atau Raymond Latuihamalo di bandar udara Changi. Polisi meyakini, saat transit di Singapura itulah racun arsenik jenis S-3 masuk ke tubuh Munir.

Dua tersangka lain yang hingga kini masih ditahan polisi, yakni mantan Direktur Utama Garuda Indra Setiawan dan mantan sekretaris kepala pilot Rohainil Aini, kondisinya masih syok akibat penangkapan mereka oleh polisi pada Sabtu lalu. "Secara psikologis mereka tertekan atas penetapan sebagai tersangka pembunuhan Munir," kata kuasa hukum PT Garuda Indonesia lainnya, Heru Susanto.
IRMAWATI, MUSLIMA, DWI RIYANTO


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hendro Priyono Siap Diperiksa
Dua Tersangka Baru kasus Pembunuhan Munir Resmi Ditahan
Pengacara Menilai Polisi Salah Kaprah Tangkap Indra
Bekas Direktur Garuda Dituduh Membantu Pollycarpus
Dua Tersangka Kasus Munir Masih Diperiksa
Polisi Bantah Langgar Prosedur
Rohainil Aini Menyusul Ditahan
Pengacara Sesalkan Penangkapan Indra Setiawan
Indra Setiawan Langsung Ditahan di Mabes Polri
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Munir Malam Ini
> selengkapnya...

Referensi

Terbang Duluan Surat Belakangan
Skenario Memperlama Transit Munir
Proyek Panjang
Belum Selesai

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk98172 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data