Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kucing Bukan Penular Virus Flu Burung
Minggu, 14 Januari 2007 | 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung Bayu Krisnamukthi membenarkan kucing telah membawa virus flu burung. "Namun mereka hanya sebegai pembawa, bukan penular," ujarnya saat ditemui dalam acara jumpa pers rapat koordinasi menteri, gubernur dan walikota di Departemen Kesehatan hari ini, Senin (15/1).

Menurutnya hal itu terlihat dari virus yang ada di dalam tubuh kucing dan babi. "Virusnya masih H5N1 ayam," katanya. Karena itulah saat ini pemerintah tidak melakukan program pemisahan kucing dari manusia.

Sifat kucing sama seperti unggas air (bebek), yakni pembawa atau reservoir saja. "Belum terbukti dalam penelitian manapun kalau bebek serta kucing bisa menularkan," katanya menambahkan.

Ia mengharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadarannya dalam menyikapi virus ini. "Walaupun bukan sebagai penular, tapi masyarakat diharap kesadarannya, kalau tidak terlalu penting jangan berinteraksi dengan kucing," ujarnya lagi.

Pekan lalu, Pakar Biologi Molekuler Universitas Airlangga C.A Nidom mengaku telah melakukan penelitian tentang virus flu burung pada kucing liar. Namun, hasil riset tersebut belum dipublikasikan oleh pemerintah.

Penelitian Nidom pada September-Desember 2006 menunjukkan, sekitar 20 persen dari 500 sampel kucing liar di Jawa dan Lampung positif mengidap flu burung. Kucing liar ini diambil dari pasar yang menjual ayam dan rumah sakit rujukan flu burung.

Menyikapi hal tersebut, Bayu melanjutkan, menurutnya publikasi hasil riset harus dilakukan oleh orang yang melakukan. "Hasil riset itu kan sulit dibaca masyarakat awam, sehingga sudah tugas tiap peneliti untuk mengganti bahasanya agar mudah dimengerti dan mempublikasikannya."
Reh Atemalem Susanti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menkes : Jangan Ada Unggas Di Permukiman
Warga Sesalkan Pemerintah Lamban Atasi Flu Burung
Dua Pasien Flu Burung RS Persahabatan Meninggal
Lima Pasien Dirawat di Ruang Isolasi Flu Burung
Sudah 16 dari 30 Daerah Bebas Flu Burung
Unggas di Cisoka tak Terinfeksi Flu Burung
Wonogiri Kekurangan Jutaan Vaksin Flu Burung
Menkes Minta Ahli Kembangkan Serum Flu Burung
Indofarma Diminta Tak Melapor ke KPK
Bayi Suspect Flu Burung Meninggal Dunia
> selengkapnya...

Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

WHO Indonesia
Info Penyakit Menular
Pusat Promosi Kesehatan
Badan Litbang Depkes
RSPI Sulianti Saroso
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk91305 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data