Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Masalah Haji Permalukan Indonesia
Senin, 08 Januari 2007 | 04:31 WIB

TEMPO Interaktif, Sanur:Telantarnya jemaah haji Indonesia hingga membuat mereka tidak mendapatkan makanan selama di Arafah dan Mina dianggap membuat malu Indonesia, yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

"Bagaimana mungkin mereka bisa telantar?" kata mantan presiden Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Sanur, Bali, kemarin. "Harga diri kita tercemooh."

Hal inilah yang membuat PDI Perjuangan membahas khusus masalah tersebut dalam rapat kerja mereka. "Rakernas itu kan melihat apa saja yang ada di masyarakat. Sebab, politik itu adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Memperbaiki keadaan," ujarnya memberi alasan kenapa masalah ini harus dibahas khusus dalam forum tersebut.

Agar masalah yang sama tidak terulang di musim haji mendatang, Lembaga Konsumen Muslimin Indonesia meminta pengelolaan ibadah haji diserahkan kepada badan usaha milik negara, tidak lagi ditangani pemerintah seperti sekarang ini.

"Karena jika ditangani pemerintah dan terjadi kesalahan pertanggungjawabannya akan susah, tidak ada komponen yang bisa menekan dan tidak mungkin dibekukan," kata Direktur Lembaga Konsumen Muslimin Indonesia Al Bukhari Abdul Wahid.

Bukhari menilai sumber daya manusia yang melaksanakan proyek itu kredibilitasnya kurang. "Dibutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidangnya, padahal pendidikan pegawai Departemen Agama kan sama," katanya. Departemen Agama, kata dia, seharusnya bisa melaksanakan itu dengan profesional.

Tidak adanya penekan itu membuat perbaikan yang dilakukan minim. "Masalah katering, pemondokan, dan transportasi itu sudah terjadi sejak lima tahun lalu dan pemerintah tidak belajar dari pengalaman," katanya.

Anggota Komisi II Fraksi Kebangkitan Bangsa, Ida Fauziah, mengatakan kelemahan penyelenggaraan ini terletak pada perangkat hukum berupa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Haji. "Undang-undang itu isinya hanya formalitas," kata dia. Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat tengah menyiapkan revisinya. "Revisi itu sudah mengatur tentang keberadaan Dewan Pengawas Independen dan adanya hukuman."

Made Mustika | Rofiqi Hasan | Eko Ari Wibowo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pengurusan Haji  | 06 April 1999
Arifin Panigoro  | 23 Maret 1999
Rimba Dana Abadi  | 02 Maret 1999
Sudah Mahal, Dipalak Pula  | 02 Maret 1999
Tabung Sepuluh Ringgit  | 02 Maret 1999
Haji Incorporated: Bisnis, Kolusi, dan Manipulasi  | 02 Maret 1999
Berhaji Mahal tanpa Rasa Kesal  | 02 Maret 1999
Paket haloHAJI Telkomsel  | 23 Pebruari 1999
Kloter Khusus ke Tanah Suci  | 09 Pebruari 1999
Jemaah Haji Sandal Jepit | 01 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Panggil Tim Investigasi Evaluasi Haji
Efisiensi Biaya Haji Ala Basyuni
Jemaah Haji Siapkan Class Action
Katering Haji Gagal, Pemuda Muhammadiyah Akan Ajukan Class Action
Menteri Agama: Tidak Bermaksud Jahat
Partai Demokrat Menentang Interpelasi Haji
Katering ANNA Dipilih Atas Desakan DPR
Pasokan Makanan Masih Tersendat
Katering Haji Kembali Ke Muasasa
DPR Akan Panggil Menteri Agama
> selengkapnya...

Referensi

Keppres No. 49/2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Haji 2005
Keppres No. 22/2001 tentang Badan Pengelola Dana Abadi Umat
Kepres RI No. 45 Thn.2003 Tentang Biaya Penyelenggara Ibadah Haji Thn. 2004
> selengkapnya...

Website

Informasi Haji - Depag
Situs Informasi Haji
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk90788 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data