Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TNI Angkatan Laut Gelar Latihan Perang
Minggu, 07 Januari 2007 | 17:57 WIB

TEMPO Interaktif, Kaimana:Angkatan Laut mulai hari ini, Minggu (7/1), menggelar latihan perang di Teluk Kaimana, Papua. Latihan yang disaksikan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebijanto berlangsung 13 jam.

Latihan melibatkan 1.500 pasukan dengan 56 kapal perang, di antaranya kapal selam, perusak kawal, perusak kawal rudal, kapal cepat rudal dan torpedo. Ada pula kapal penyapu ranjau, landing ship tank, fast patrol boat, dan bantu cair minyak.

Enam pesawat intai, 12 tank amphibi, 2 unit roket RM juga dilibatkan. "Kami juga mengerahkan hover craft buatan dalam negeri," kata juru bicara TNI AL Laksamana Pertama Slamet Sulistiyono di sela-sela latihan.

Materi latihan yang dikembangkan meliputi operasi pertahanan pangkalan, operasi laut, operasi amphibi, koordinasi bantuan tembakan, operasi intai maritim, bantuan logistik mobil, komunikasi dan prosedur pengoperasi hover craft dan prosedur pendaratan dua lorong pada satu pantai pendaratan.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebijanto merasa belum puas dengan latihan hari ini. Menurutnya, masih terdapat beberapa gerakan kapal yang tidak sesuai dengan aturan dan taktik-taktik tempur.

Sementara itu, pendaratan amphibi juga dianggap kurang sejajar saat mendarat di perairan dan menuju ke darat. Penyebab latihan kurang maksimal, kata Slamet, akibat kurangnya latihan para pasukan.

Slamet Soebijanto juga mengatakan, latihan ini akan kembali digelar pada akhir 2007 di tempat yang sama. Dipilihnya Kaimana sebagai konsentrasi latihan dengan berbagai pertimbangan antara lain, perkembangan situasi global regional dan nasional yang terkait dengan integritas dan keutuhan Indonesia.

Erwin Daryanto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pengurusan Haji  | 06 April 1999
Rimba Dana Abadi  | 02 Maret 1999
Sudah Mahal, Dipalak Pula  | 02 Maret 1999
Tabung Sepuluh Ringgit  | 02 Maret 1999
Haji Incorporated: Bisnis, Kolusi, dan Manipulasi  | 02 Maret 1999
Berhaji Mahal tanpa Rasa Kesal  | 02 Maret 1999
Kloter Khusus ke Tanah Suci  | 09 Pebruari 1999
Hapuskan Monopoli Haji  | 12 Januari 1999
?Semua Orang Memiliki Kepentingan?  | 01 Desember 2003
Surat Pembaca | 19 April 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Angin Kencang Landa Kota Ambon
Obyektivitas Tim Investigasi Haji Diragukan
Warga Miskin di Klaten Bertambah
PMI Terbitkan Kartu ATM Pendonor
Dua Maskapai Buka Rute Penerbangan Baru dari Solo
Jasa Marga Kebut Pembongkaran Jembatan Tol Porong
Madura Belum Layak Jadi Provinsi
Perwira Polisi Pecandu Narkoba Dituntut Empat Tahun
Presiden Panggil Tim Investigasi Evaluasi Haji
Partai Demokrat Menentang Interpelasi Haji
> selengkapnya...

Referensi

Keppres No. 49/2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Haji 2005
Keppres No. 22/2001 tentang Badan Pengelola Dana Abadi Umat

Website

Departemen Agama

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk90762 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data