|
Kapal Tenggelam:
TNI Kerahkan Sembilan dan Helikopter
Minggu, 31 Desember 2006 | 16:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI mengerahkan sembilan kapal dan Helikopter dari tiga angkatan dalam pencarian korban KM Senopati Nusantara yang tenggelam Sabtu (30/12). "Tadinya tiga KRI sekarang enam dari Lanal Semarang dan Armada Timur," kata juru bicara TNI Laksamana Muda Mohamad Sunarto ketika dihubungi Ahad (31/12).
Kesembilan kapal TNI itu adalah KRI Fatahilah, KRI Nuku, KRI Rimau, KRI Layang, KRI Katon, KRI Teluk Banten, dan tiga lainnya milik Angkatan Laut. TNI Angkatan Darat juga mengerahkan satu helikopter bell, satu pesawat Nomad, dan dua helikopter Bolco. Adapun Angkatan Udara menyiapkan pesawat CN-235 dan Hercules C-130 di Bandara Ahmad Yani.
Saat ini Tim SAR Jawa Tengah masih mencari para penumpang KM Senopati Nusantara yang tenggelam di perairan Pulau Mandalika, Jepara, Jawa Tengah Sabtu lalu. Satu korban meninggal dan 92 penumpang telah dievakuasi. Total korban selamat termasuk yang masih diangkut kapal diperkirakan mencapai 107.
Sunarto menyatakan, semua kapal dan pesawat dikerahkan di perairan letak kapal tenggelam. Kondisi laut saat ini tak bersahabat dengan pelayaran. "Saat ini sedang musim barat, Bulan November-Desember ini ombak sedang tinggi-tingginya," katanya.
Dari pantauan Polisi Air Kepolisian Daerah Jawa Tengah, para penumpang terapung di laut menunggu regu penyelamat. Namun tim penolong kesulitan mendekati korban karena ombaknya besar dan awan gelap. Menurut
Sukadji, Direktur Polisi Air Polda Jawa Tengah korban tewas berada di Rumah Sakit Umum Rembang.
Untuk penyelamatan penumpang kapal motor naas Polisi Air Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyewa tiga kapal nelayan yang tahan ombak. "Tapi perjalanan sangat lambat karena tertahan ombak yang sangat besar,” kata Sukadji.
Posko penyelamatan korban kini dipindah ke Tuban. Karena dari pantuan udara, para korban terapung di laut bergerak menuju perairan Tuban. Evakuasi masih sulit dilakukan meski titik-titik korban telah diketahui.
Dian Yuliastuti, Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|