|
Menanggapi Pernyataan Try Soetrisno
Andi: Kalau Ingin Jadi Presiden Tunggu Tiga Tahun Lagi
Rabu, 20 Desember 2006 | 21:25 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Juru Bicara Kepresidenan Andi Malaranggeng mengatakan tidak mengetahui maksud pernyataan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno untuk mencabut mandat Presiden. "Kami tidak tahu maksudnya apa, mencabut mandat dengan mengatasnamakan rakyat," kata Andi Malaranggeng, Rabu (20/12), pada wartawan di Solo.
Andi mengatakan mandat pada Presiden tidak dapat dicabut oleh orang atau sekelompok orang. Sesuai konstitusi, kata Andi Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Karena itu mandat hanya dapat dicabut oleh semua rakyat lewat pemilihan umum. "Mungkin Pak Try Sutrisno dan kawan-kawannya membaca kosntitusi dengan baik," ujar Andi.
Menurut Andi, jika Try Sutrisno ingin menjadi presiden maka harus bersabar menunggu pemilihan presiden tiga tahun mendatang. "Ingin menjadi presiden boleh, ingin mendirikan partai politik boleh, tapi sabar sedikit," kata Andi.
Sebelumnya, Try Sutrisno menyatakan mandat presiden harus di cabut karena pasangan SBY-JK tidak dapat membuat perubahan di Indonesia.
Lebih jauh, Andi mengatakan sepengetahuannya Try Sutrisno tidak setuju reformasi konstitusi. Mantan Panglima TNI ini, kata Andi juga tidak setuju pemilihan presiden langsung. "Tapi itulah konstitusi sekarang, presiden langsung dipilih rakyat," kata dia.
Dia menantang Try Sutrisno untuk berbcara langsung dengan rakyat mengenai kinerja pemerintahan SBY-JK. "Kalau perlu live di media televisi, saya sebagai juru bicara Presiden sangat senang berkomunikasi dengan Pak Try," kata dia.
Mengenai kinerja pemerintah, Andi mengatakan sangat baik. Dia mencontohkan keberhasilan pemerintah dalam perdamaian aceh, kasus Gubernur Lampung, dan Papua aman. Keberhasilan lainnya, kata Andi di bidang pemberantasan korupsi, dan perekonomian yang membaik.
Walaupun begitu, Andi mengakui masih banyak pihak yang tidak puas kinerja kabinet, "Presiden sendiri kadang masih belum puas dengan kinerja pemerintah saat ini," kata dia.
Andi juga mengatakan berdasar poling LSI, Masyarakat yang puas dengan presiden mencapai 67 persen.
SUTARTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|