Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Asap Jadi Agenda Utama ASEAN
Selasa, 19 Desember 2006 | 13:20 WIB

TEMPO Interaktif, Putrajaya:Masalah asap yang saban tahun melanda negara Asia Tenggara telah dijadikan agenda penting di tingkat ASEAN. Sebelum ini, pertemuan tingkat menteri ASEAN di Filipina merembuk beberapa langkah, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa kesepakatan diambil, termasuk patungan dana dan bantuan tenaga pemadaman.

"Dalam pertemuan itu, masing-masing negara membentangkan ide dalam mengatasi asap. Dan ASEAN meminta kepada semua negara anggota untuk pulang ke negara masing-masing menyusun kerangka kerja untuk dibahas dalam pertemuan selanjutnya," jelas menteri Sumber Asli dan Lingkungan Hidup Malaysia, Datuk Seri Azmi Khalid, ketika ditemui Tempo, Selasa (19/12).

Menurut Azmi, sumber utama asap adalah Sumatera dan Kalimantan. Dan itu merupakan akibat aktivitas pembukaan hutan untuk dijadikan ladang secara besar-besaran. "Saya tidak yakin, ini akibat dari aktivitas pembakaran hutan secara tradisional. Karena pembukaan ladang secara tradisional sudah ada sejak dulu, tetapi tidak timbul masalah asap yang begitu hebat," katanya.

Bagi Azmi, masalah asap sangat serius dan perlu diprioritaskan oleh ASEAN. Bagaimanapun, negara anggota telah sepakat akan mengadakan pertemuan tingkat menteri secara berkala yakni tiap tiga bulan sekali.

"Sejauh ini, Malaysia setuju dalam upaya pemadaman dengan cara mengirimkan tenaga ke lapangan. Namun kabinet Malaysia tidak sepakat dengan ide menganakangkatkan wilayah tertentu di Sumatera dan Kalimantan untuk dipelihara agar tidak ada pembakaran liar," jelas Azmi lagi.

Ditanya tentang tuduhan terkait banyak pengusaha Malaysia yang membakar hutan di Sumatera dan Kalimantan, Azmi berkukuh agar pemerintah Indonesia mengemukakan bukti. "Kalau memang ada pengusaha Malaysia, kami mau agar diseret ke pengadilan Indonesia dan dihukum berat," ujar Azmi.

Menurut Azmi, negaranya sadar bahwa aktivitas itu bukan saja merugikan Indonesia, tapi semua negara serantau. Masalah asap telah memberi dampak tidak baik terhadap sektor pariwisata dan ekonomi negara serantau. Karena itu penanganan asap adalah tanggung jawab bersama yang sekarang sudah menjadi agenda di tingkat ASEAN.

Sekarang, kata Azmi, semua negara anggota serius dengan masalah asap. Termasuk patungan dana, tapi belum ditentukan berapa dana yang harus dikumpulkan bagi setiap negara karena ini menyangkut kemampuan negara masing-masing.

T.H. Salengke, Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk89745 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2006>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data