Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Walhi Minta Presiden Hentikan Eksploitasi Hutan di Aceh
Senin, 27 Pebruari 2006 | 16:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak Presiden dan Menteri Kehutanan menghentikan pemberian izin pengelolaan hutan di Aceh.

"Banyak dari pemohon izin Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hak Pengusahaan Hutan dan Tanaman Industri (HPH-TI) di Aceh yang melanggar peraturan lingkungan hidup dan tidak menjalankan kewajibannya," kata Direktur Walhi Aceh, Cut Hindon, dalam konferensi pers di kantor Walhi hari ini.

Hindon meminta semua pemohon HPH dan HTI diperiksa rekam jejaknya dan benar-benar dilakukan studi kelayakan dan analisis lingkungan sebelum izin diberikan. Selama ini, kata dia, pemberian izin oleh Dephut cenderung tertutup dan dasar pemberiannya bukan analisis ilmiah tapi lobi pengusaha kepada instansi terkait.

Setidaknya ada tujuh pemohon HPH-TI yang masih menunggu izin dari Dephut, yakni PT Gunung Medang Utama Timber, PT Aceh Nusa Indrapuri, PT Rimba Wawasan Permai, PT Rimba Penyangga Utama, PT Rimba Timur Sentosa, dan PT Mandum Paya Tamita. Sedangkan perusahaan yang sudah mendapat izin HPH-TI berupa Rencana Kerja Tahunan adalah PT Tusam Hutani Lestari.

Hindon mengatakan, dalam operasinya PT Tusam HUtan Lestari banyak menyalahi aturan seperti memotong pohon pinus yang diameternya di bawah 20 sentimeter dan menebang pohon di hulu Sungai Das Pesangan yang kemiringannya 45 persen. Sedangkan PT Mandum Paya Tamita, kata dia, sudah beroperasi sejak September 2006 padahal belum memiliki izin.

oktamandjaya wiguna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Hutan Menjerit di Enggano  | 29 Desember 1998


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Operasi Hutan Lestari Selamatkan Uang Negara Rp 71 Miliar
Polisi Tangkap 500 Pelaku Ilegal Logging
MS Kaban: Usut Tuntas Dua Cukong Penyelundup Kayu
MA Izinkan Kayu Ilegal Dilelang Sebelum Putusan Pengadilan
Pencurian Kayu Turun 20 Persen
Polda Banten Tangkap 16 Kapal Pengangkut Kayu Ilegal
54 Ribu Kubik Kayu Ulin Illegal Dilelang
Kejaksaan Minta MA Putuskan Kasus Pembalakan Liar di Kalimantan
Polisi Segera Tindak Pelaku Pembalakan Liar di Jember
Pemerintah Dinilai Buruk Tangani Pembalakan Liar
> selengkapnya...


Website

Illegal Logging Response Center


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2006>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data