Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

WNI Sandera di Filipina Sakit
Selasa, 24 Mei 2005 | 03:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tiga warga negara Indonesia yang disandera kelompok bersenjata di Filipina Selatan dilaporkan sakit-sakitan. Wakil Duta Besar Indonesia di Filipina, Sanusi, yang baru kontak telepon dengan para sandera mengatakan, "Para sandera mengaku sakit, Resmiadi menderita malaria. Sedangkan Hutagaol sakit perut."

Saat Sanusi menanyakan apakah ada penyiksaan yang mereka alami, para sandera mengakui tidak ada penyiksaan oleh para penyandera. Demikian dilaporkan wartawan Tempo Wahyudi dari Manila.

Hingga saat ini, kedutaan besar RI di Manila belum bisa memastikan lokasi para sandera. Tapi, diduga di daerah Tawai-Tawai, Filipina Selatan. Saat Sanusi menanyakan lokasi mereka lewat telepon, penyandera langsung merebut telepon itu dan mengatakan, "Jangan tanya-tanya di mana lokasi kami."

Sanusi mengatakan, pihak kedutaan besar RI di Manila telah berusaha membebaskan para sandera sejak 1 April, sehari setelah ketiga awak kapal Bongaya milik perusahaan pelayaran Malaysia itu mulai disandera. Saat itu, Sanusi mengaku langsung menemui Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Efren Abu. Efren pun langsung mengontak Panglima Daerah Militer Selatan Filipina Letnan Jenderal Alberto Braganza.

Sementara itu, tim dari DPR RI yang baru sampai di Manila Senin sore, langsung bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat dan parlemen. Namun belum ada pembicaraan yang substansial.

Tim pembebasan sandera yang dikirim pemerintah sejak Jumat (20/5) lalu juga mengadakan pertemuan-pertemuan dengan pejabat terkait di Filipina. Anggota tim dari Departemen Luar Negeri bertemu dengan pihak-pihak Departemen Luar Negeri Filipina.

Sementara itu, anggota dari Mabes Polri juga bertemu dengan pejabat Kepolisian Filipina. Menurut rencana, besok akan ada pertemuan dengan Letnan Jenderal Alberto Braganza.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521]. Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina Fidel Ramos, Jakarta, 1993. [Setneg; 18D/190/1993; 20020521].
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
Presiden Soeharto saat menerima kunjungan presiden Filipina
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Pembebasan Sandera Berangkat ke Filipina
Pemerintah Berhasil Kontak WNI Yang Disandera
RI-Australia Jajaki Pertukaran Tahanan
Yudhoyono Hubungi Arroyo Soal Sandera
DPR Bentuk Tim Pembebasan Sandera di Filipina
Seorang TKI Tewas di Malaysia
Menunggu Kontribusi Komisi Ahli PBB
Deplu Bentuk Pokja Pembebasan Tiga WNI di Filipina Selatan
Tiga WNI Diculik di Filipina Selatan
Australia Diminta Tahan Pelanggar Batas Laut di Darat
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data