|
Soal Dugaan Anggota DPR Menerima Dana KPU
Teras Narang: DPR Siap Diperiksa
Sabtu, 23 April 2005 | 13:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:DPR Siap Diperiksa
Teras Narang, Ketua Komisi III DPR yang membidangani masalah Hukum dan HAM, menyatakan pihaknya siap diperiksa bila memang ada anggota DPR yang diduga menerima dana dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait proses tender-tender pengadaan logistik pemilu 2004.
Namun, ia mengaku heran jika ada sinyalemen anggota DPR turut menikmati dana KPU. Sebab, saat proses tender berlangsung, Komisi II DPR periode 1999-2004 (yang menjadi mitra KPU ketika itu) tidak dalam posisi menerima atau menolak rekanan. Karena itu, dugaan keterlibatan tersebut harus didukung bukti kuat agat tidak terjadi fitnah.
"Untuk apa ngasih duit ke komisi II," ujar Teras di sela-sela sebuah diskusi mingguan yang digelar di Marios Place, Menteng, Sabtu (23/4).
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan mengatakan uang suap Rp 300 juta untuk menyogok tim audit BPK merupakan sebagian kecil dari dana taktis yang ada di KPU. Dana taktis yang besarnya mencapai Rp 10 milyar itu diduga juga ikut dinikmati anggota DPR.
"Dari jumlah itu, ada juga dugaan untuk orang-orang di DPR. Siapa orang di DPR yang terlibat, KPK harus berani membongkarnya," ujar Trimedya.
Mengenai audit investigasi BPK pada DPR, Teras mempercayakan kepada polisi, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Kejaksaan untuk memprosesnya. Menurut politisi dari Fraksi PDIP itu, DPR tidak akan memanggil pihak-pihak terkait. "Laporan BPK sudah lebih dari cukup untuk diselidiki," ujarnya.
Mengenai nama-nama yang diduga terlibat dalam korupsi di KPU sperti terungkap dalam laporan audit BPK yang diserahkan ke DPR, Teras berkomentar, "Namanya cukup banyak, ada anggota KPU dan Sekjen." Astri Wahyuni
INDEKS BERITA LAINNYA :
|