|
Nasional
Presiden Minta Karya Pemimpin Terdahulu Dipelihara
Rabu, 20 April 2005 | 15:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta, agar hasil karya yang telah dibangun pemimpin negara maupun pemerintahan terdahulu, hendaknya dipelihara dan dikembangkan.
Hal ini dikemukakan Yudhoyono, saat memberikan sambutan pada Ulang Tahun Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-30 tahun di gedung Sasana Langen Budoyo, Rabu (20/4). Ia didampingi ibu negara, Kristiani Yudhoyono, Menteri Pedidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Pariwisata Jero Wacik, dan Wakil Gubernur DKI Fauzi Bowo, serta General Manager TMII, Saadillah Mursjid.
Para pemimpin terdahulu, menurut Yudhoyono, telah memiliki prakarsa yang sangat luar biasa, mengeluarkan pikiran, biaya dan tenaga untuk membangun karya-karya yang ditinggalkan tersebut. "Oleh karena itu tidaklah tepat dan merupakan kelalaian kita jika tidak berterima kasih, memelihara dan mengembangkannya," ujar Yudhoyono.
Ia mencontohkan hasil karya yang dibangun di masa Presiden Soekarno, seperti Gelanggang Olahraga Bung Karno dan Tugu Monumen Nasional, sementara di masa Presiden Soeharto antara lain TMII.
Yudhoyono juga meminta agar karya yang dibangun di masa Presiden B.J. Habibie, Abdurahman Wahid, dan Megawati, juga dipelihara dan dikembangkan. "Itu merupakan tugas kita untuk memeliharanya, karena itu adalah jejak sejarah yang harus kita hormati," katanya.Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|