Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gus Dur: PKB Harus Mampu Bersaing
Sabtu, 16 April 2005 | 12:57 WIB

TEMPO Interaktif, Demak:Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. Abdurrahman Wahid berharap partainya mampu bersaing dengan partai lainnya. Untuk itu PKB harus menjadi partai yang bisa menyejahterakan konstituennya, karena partai yang akan dipilih rakyat dan bertahan adalah partai yang mampu menyejahterakan dan menaikkan pendapatan masyarakat.

Harapan itu disampaikan Gus Dur ketika membuka Muktamar PKB kedua di Pondok Pesantren Giri Kusumo, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (16/04)

Dalam sambutan itu Gus Dur mengatakan tidak pernah memberikan restu kepada calon tertentu. Ia mempersilakan kader PKB maju menjadi ketua umum Dewan Tanfizd PKB, asal tetap memperhatikan aturan partai. "Kalau dibilang saya hanya memberi restu kepada tiga calon itu tidak benar. Yang benar kan baru tiga (orang) yang mendaftar. Kalau yang lain mau maju, ya silakan, karena PKB milik bersama," ujarnya.

Ia membantah menentang Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf dalam pencalonan ketua umum. Yang dipermasalahkannya mengenai kedua fungsionaris partai sekaligus anggota kabinet Indonesia Bersatu itu hanya soal rangkap jabatan. "Dalam rapat DPP kan sudah diputuskan tidak boleh rangkap jabatan pengurus DPP dengan jabatan eksekutif, takutnya ada konflik interest" kata Gus Dur.

Selain itu, dalam AD/ART NU juga dilarang rangkap jabatan antara pengurus NU dan badan otonomnya dengan jabatan dalam partai politik. "Saya tidak memusuhi orang perorangan, tapi semata-mata menegakkan aturan," kata dia.

Sementara itu, pejabat Ketua DPP PKB, Mahfud MD, dalam sambutannya meminta muktamirin untuk tidak membuat kekacauan. Ia juga berharap pengurus PKB yang baru harus bisa memposisikan partai secara benar dan tepat dalam mozaik politik nasional yang carut marut. "PKB diharapkan menjadi persemayaman politisi yang bersih karena selama ini rekruitmen politisi kita banyak berlangsung secara tidak bersih," ujarnya. anas syahirul


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Khofifah Dukung Machfud Sebagai Ketua Umum PKB


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data