Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

GAM Akui Capai Kesepakatan dengan Pemerintah
Jum'at, 15 April 2005 | 17:53 WIB

TEMPO Interaktif, Helsinki: Delegasi Gerakan Aceh Merdeka mengakui, pembicaraan damai putaran ketiga dengan pemerintah Indonesia berlangsung konstruktif. Namun, mereka mengaku tidak senang dengan kehadiran pasukan baru TNI yang dikirimkan ke Nanggroe Aceh Darussalam.

"Kemarin (Kamis), kami telah berbicara langsung dengan delegasi Indonesia. Semua berlangsung sangat konstruktif. Kami berdiskusi secara terbuka dan bersahabat, dan saya kira kami akan menghasilkan kesepakatan," kata juru bicara GAM Bachtiar Abdullah sebelum pembicaraan hari keempat di Helsinki, Jumat (15/4).

Ia menjelaskan, kesepakatan yang saling menguntungkan sedang dinegosiasikan. Namun, kata dia, perjanjian akhir belum bisa dicapai.

Kendati begitu, Bachtiar menyatakan, delegasi GAM sangat terganggu dengan keputusan TNI untuk mengirimkan 3.000 personel baru ke Aceh. "Ini akan membuat para korban tsunami semakin tertekan," tuturnya. "Problemnya adalah, ketika pasukan datang, mereka tidak akan pernah pergi."

Pemerintah juga mengaku optimistis, perundingan putaran ketiga dengan GAM ini akan mengalami kemajuan. Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta mengatakan, kedua pihak sedang berupaya menyamakan persepsi antara konsep otonomi khusus dan pemerintahan sendiri usulan GAM. AFP/Budi S

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Tentara Nasinonal Indonesia (TNI) dari Batalyon 330 Linud Kujang Bandung yang akan diberangkatkan menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di pangkalan laut Kolinlamil Jakarta, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040524].
Tentara Batalyon 330

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wapres: Perundingan dengan GAM Akan Hasilkan Kesepakatan
Fasilitator: Perundingan RI-GAM Mulus
Proses Hukum Petinggi GAM di Swedia Masih Berlangsung
Operasi Keamanan Tetap Dilanjutkan
GAM Harus Terima Otonomi Sebagai Solusi Akhir
Soal GAM, TNI Ikut Putusan Pemerintah
Lagi, Dirintis Pertemuan Lanjutan dengan GAM
GAM Minta Waktu Pelajari UU Otonomi Khusus Aceh
RI dan GAM Bertemu
Bencana Menjadi Ajang Rekonsiliasi TNI dan GAM
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data