|
Nasional
Muhammadiyah dan NU Jadi Delegasi ke Vatikan
Senin, 04 April 2005 | 13:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA--Pengurus PP Muhammadiyah dan PB Nahdlatul Ulama akan ikut bersama delegasi pemerintah untuk menyatakan belasungkawa kepada pemerintah Vatikan terkait meninggalnya Paus Paulus Yohannes II pekan lalu.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab mengatakan, PP Muhammadiyah mengutus ketua umumnya, Syafii Maarif. Sedangkan dari PB NU belum dapat dipastikan. "Pak Hasyim Muzadi (ketua umum PB NU) sedang sakit. Saat ini sedang mencari penggantinya yang akan ikut," kata Alwi kepada pers seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Menurut Alwi, keikutsertaan kedua tokoh itu untuk menunjukkan kepada masyarakat Katolik secara luas dan keluarga besar umat beragama bahwa umat Islam berbagi semangat untuk menciptakan kerukunan beragama. Juga akan ikut dalam delegasi adalah Kardinal Julius Darmaatmadja.
Dalam kesempatan ini, wakil presiden juga menitipkan pesan belasungkawa atas wafatnya pemimpin umat Katolik ini.
Mengenai siapa pengganti Paus nantinya, Alwi mengatakan hal itu diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme di Vatikan. Ia hanya mengimbau pengganti Paus yang wafat pada usia 84 tahun itu akan meneruskan semangat menciptakan kerukunan antarumat beragama dan perdamaian dunia.
Paus yang bernama asli Karol Wojtyla dari Polandia ini, semasa hidupnya, kerap mengimbau agar para pemimpin dunia mengedepankan semangat menciptakan
perdamaian dunia. Ia menolak invasi Amerika Serikat terhadap Afghanistan dan Irak. Begitu juga, ia mendukung perjuangan rakyat Palestina agar merdeka dari jajahan Israel. budi riza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|