Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Hatta dan Moeslim Punya Peluang Besar
Senin, 04 April 2005 | 02:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mochtar Pabotinggi, pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan tidak ada kandidat ketua umum PAN yang menonjol. Semua kandidat menurutnya masih dalam level yang sama. Tapi ada dua nama, Hatta Radjasa dan Moeslim Abdurrahman yang menurutnya memiliki sedikit kelebihan dari kandidat yang lain.

Hatta Radjasa memiliki kemungkinan untuk menang lebih besar dalam pemilihan ketua umum PAN di Semarang 7-10 April 2005. Menurutnya hal ini disebabkan oleh dua kelebihan yang dimilikinya. "Dia (Hatta) mengetahui birokrasi, akrab di birokrat dan PAN,"katanya.

Moeslim Abdurrahman, menurutnya, mempunyai pemikiran-pemikiran segi keislaman yang modernis dan cukup liberal yang bagus. "Bahkan lebih baik dari Pak Amien,"kata Mochtar. Muslim, dapat menggalang massa PAN yang berasal dari Muhammadiyah, karena dia adalah orang dalam Muhammadiyah.

Mengenai jabatan ganda yang mungkin akan dijabat Hatta Radjasa, Mentri Perhubungan dan Ketua Umum PAN, jika terpilih nanti, menurut Mochtar, tergantung dengan Hatta yang ingin dianggap etis atau tidak. "Telah ada orang yang memberikan contoh sangat bersinar mengenai double jabatan. Pak SBY dan juga Hidayat Nur Wahid,"katanya.

Mengenai perkembangan PAN ke depan, menurutnya hal ini tidak tergantung dengan siapa yang menjadi ketua umum. "Tergantung apakah PAN berhasil membersihkan dirinya dari korupsi,"katanya. Karena, menurut Mochtar, ada beberapa anggota PAN yang telah menjual prinsipnya dengan mudah. "Dan melupakan amanah dan ketulusan terhadap masyarakat,"katanya tanpa menyebut nama orang yang dimaksud.

Tri Susanti Simangunsong

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mobil hias PAN pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/258/1999; 20010406]. Menteri Negara Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti (tengah) didampingi Menteri Riset dan teknologi (Menristek), Hatta Rajasa (kanan) dan Deputi Senior Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri) pada Rapat Koordinasi (Rakor) Perekonomian yang membahas mengenai
Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Hatta Rajasa dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jawa Tengah Tolak Hatta Radjasa
Mayoritas Daerah Sudah Masukkan Calon Ketua Umum PAN
PAN DIY Desak Pembentukan Dewan Audit Keuangan Parpol
Sutrisno Bachir Optimis
Sutrisno Bachir di Urutan Teratas
Hatta Radjasa Siap Mundur Dari Kabinet
PAN Pasca Amien Rais Makin Enerjik
PAN Tak Akan Mencari Pengganti Figur Amien Rais
PAN Sulut Dukung Sutrisno Bachir
Hatta Rajasa Belum Isyaratkan Mundur dari Kabinet
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data