|
Nasional
Panglima TNI Tutup Program Bakti Masyarakat
Jum'at, 25 Maret 2005 | 17:15 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menutup program TNI Manunggal Masuk
Desa (TMMD) di Aceh. Upacara penutupan, Jumat (25/3) dilakukan di bekas Pelabuhan PT Semen
Andalas Indonesia (SAI), Lhok Nga, Aceh Besar.
Setelah apel khusus secara resmi, sekitar 5.000 pasukan TNI yang sudah bertugas dalam
program TMMD akan segera dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Program TMMD dimulai
pada 22 Februari lalu, telah berhasil membuka jalur terisolir di pantai Barat dan Selatan
Aceh. Sehingga jalan darat Banda Aceh - Meulaboh sudah bisa ditempuh lewat darat.
Menurut Endriartono, program TMMD adalah program tahunan TNI di seluruh Indonesia. Namun
karena Aceh sedang mengalami bencana alam maka seluruh tim TMMD yang akan melaksanakan
bakti dikerahkan ke Aceh. "Pekerjaan kita memenuhi target," katanya.
Dalam pelaksanaan TMMD, dari 22 Februari hingga 25 Maret, para personel TNI dan dibantu
mansyarakat telah berhasil membuka jalur Banda Aceh - Meulaboh, sepanjang 272 kilometer.
Sementara itu, mereka juga membuka jalur baru sepanjang 82 kilometer. "Saat ini,
penyelesaiannya mencapai 100 persen," katanya.
Panglima TNI mengakui mmasih ada beberapa lokasi yang pengerjaannya belum sempurna, seperti
pengerasann jalan. Tetapi hal itu akan terus dilakukan dan dilanjutkan dalam program
bakti TNI, di tahap berikutnya.
Selain pembukaan jalan, TMMD juga melakukan pembersihan jalan tertimbun, pembangunan
jembatan Bailley 23 unit dan jembatan improvisasi sebanyak 41 unit. Endiartono mengatakan,
selama menjalankan program tersebut, personel TNI juga sering mengalami gangguan dari GAM.
"Tapi, semuanya bisa diatasi dan pekerjaan berjalan lancar."
Adi Warsidi- Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|