|
Nasional
Fraksi PKB Kecewa Sidang Ditunda
Kamis, 17 Maret 2005 | 18:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam intrupsinya kepada pimpinan sidang paripurna Agung Laksono, Ali Masykur Musa, ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa menyatakan, tidak pada tempatnya menunda-nunda sikap terhadap kenaikan BBM. "Kalau DPR menunda-nunda, dimana sence of crisis lembaga ini?, kami (FKB) tetap menolak kenaikan BBM dan menuntut pemerintah mencabut undang-undangnya,"kata ketua FKB itu di ruang sidang paripurna, Jakarta (17/3).
Apabila sidang menyepakati penundaan hingga Senin (22/3) depan, maka FKB tidak akan mengikut proses selanjutnya. "Ini indikasi ada yang tidak fair pada prosesnya,"ujarnya.
Sebelum setengah jam sidang dibuka, pada pukul 15.45 WIB, Ali diikuti anggota FKB lainnya beranjak meninggalkan ruang sidang. Disusul juga oleh para anggota FPDIP. Selanjutnya, menyusul aksi walk out itu, sidang paripurna pun bubar.
Yuddy Chrisnandi dari Fraksi Partai Golkar menyatakan, sebenarnya penundaan sidang itu adalah untuk meredakan ketegangan, sehingga masing-masing fraksi bisa melakukan konsolidasi dengan para anggota. "Hendaknya sidang DPR ditunda hingga Senin depan, sementara semua mengumpulkan bahan-bahan sebagai acuan apakah keputusan diambil dirapat paripurna atau di komisi-komisi terkait," ujarnya.
Yuddy mengaku pimpinan fraksinya mengatakan bahwa pimpinan fraksi sebagian besar setuju untuk menunda sidang kecuali FPDI-Perjuangan, juga termasuk Fraksi Kebangkitan Bangsa. "Namun kemudian kita menyaksikan apa yang terjadi tadi,"ujarnya menanggapi aksi Ali dan fraksinya.
Menurut Yuddy, dirinya bukan membela ketua DPR tapi hanya menyampaikan kesepakatan menyangkut kegiatan (rapat pimpinan fraksi). "Namun DPIP dan PKB tak setuju bila ditunda, ingin memutuskan hari ini juga,"ujarnya.
Secara pribadi ia menyatakan perdebatan-perdebatan tidaklah efisien, memakan waktu yang panjang, disaksikan masyarakat sehingga ada kesan ditunda-tunda. "Secara pribadi saya ingin keputusan diambil dengan cepat. Tapi walau bagaimanapun kami bagian dari fraksi dan mengikuti arahan-arahan dari fraksi,"ujarnya ketika ditemui di Gedung Nusantara I.
Ibnu Rusydi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34601_high_thumb.jpg) |
![Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34705_high_thumb.jpg) |
| Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|