|
Nasional
10 Maret, Militer Jepang Tinggalkan Aceh
Minggu, 27 Pebruari 2005 | 21:11 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Japan Self Defense Force (JSDF) alias Pasukan Bela Diri Jepang akan meninggalkan Nanggroe Aceh Darussalam pada 10 Maret mendatang.
Menurut Juru Bicara Komandan Pasukan Bela Diri Jepang di Aceh, Kapten Noda di Lapangan Udara Blang Bintang, Banda Aceh, pada tanggal tersebut, pasukan dan kapal pengangkut pasukan beladiri Jepang, akan mulai bergerak meninggalkan perairan Banda Aceh.
Menurut Laksamana Muda Takanobu Sasaki, Komandan Angkatan Laut Pasukan Bela Diri Jepang, kepulangan armada mereka terkait dengan telah berakhirnya masa tanggap darurat bencana pasca tsunami di Aceh.
Saat ini, tercatat sebanyak seribu orang pasukan beladiri Jepang yang melakukan tugas kemanusiaan di Aceh. Dengan mengerahkan tiga kapal laut -- Kunisaki, Tokiwa dan Kurama dan lima helikopter, tiga diantaranya jenis chinook.
Biarpun pasukannya ditarik, menurut Komandan Pasukan Bela Diri Jepang di Aceh, Mayjen Muramoto, pemerintah Jepang nantinya akan terus membantu Aceh pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Bahkan, pasukan jepang ini akan terus bekerja hingga 9 Maret, sehari sebelum kembali ke negeri sakura.
Adi Warsidi (Banda Aceh)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|