|
Nasional
Jamaah Haji Terpaksa Tinggal di Asrama Haji
Jum'at, 28 Januari 2005 | 14:16 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Sekitar 80 orang jamaah haji dari 324 orang jamaah yang tiba semalam terpaksa menginap di Asrama Haji Banda Aceh, karena tidak ada yang menjemput mereka di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. "Sebagian besar sudah dijemput semalam, Kamis (27/1) hanya 80 orang tidur di sini," kata Anwar Hasan, Ketua Badan Pengelolaan Asrama Haji (BPAH) Banda Aceh, Jumat (28/1).
Menurutnya, yang menginap di Asrama Haji semalam, adalah yang mempunyai rumah di daerah-daerah yang sudah hancur diterjang tsunami. Sehingga mereka tidak punya rumah dan keluarga di Banda Aceh. "Kita akan data lagi berapa jumlah yang tinggal selepas salat Jumat," kata Anwar. Dia memperkirakan tidak akan banyak lagi jamaah yang akan tinggal di Asrama Haji. Ia juga menyebutkan tidak ada batas waktu bagi mereka yang ingin tetap di Asrama Haji, karena mereka telah kehilangan rumah.
Karena menurut Anwar, Menteri Agama juga telah menginstruksikan kepada panitia haji untuk mengurus jamaah yang kehilangan tempat tinggal.
Adi Warsidi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Rombongan jemaah haji Indonesia saat baru tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Januari 2002. [TEMPO/ Awaluddin R; Digital Image; 20030205].](/hg/photostock/2005/01/26/s_AW03020418_high_thumb.jpg) |
![Para jemaah haji Indonesia beristirahat setelah melempar jumrah di Padang Arafah, Arab Saudi, Februari 2001. [TEMPO/ Awaluddin R; Digital Image; 20030205].<br>Dimuat majalah TEMPO 20030330-102](/hg/photostock/2005/01/26/s_AW03020412[1]_high_thumb.jpg) |
| Jamaah haji Di Bandara King Abdul Aziz
|
|
| Jamaah haji Indonesia Di Padang Arafah
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|