Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Nyamuk Demam Berdarah Lebih Pintar
Selasa, 25 Januari 2005 | 15:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Nyamuk pembawa virus demam berdarah diperkirakan sudah lebih pintar karena dapat bertahap hidup di tempat-tempat yang dulunya tidak mungkin untuk berkembang biak. "Seperti penyakit lain, dari tahap ke tahap, mereka mengalami mutasi," ujar dr Desro Rivani, kepala Unit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Jakarta Timur kepada Tempo, Selasa (25/1).

Menurutnya, mutasi nyamuk ini sangat mungkin terjadi, terutama di daerah-daerah endemic demam berdarah dengue. "Segala cara digunakan untuk mengepung nyamuk ini, tapi mereka juga berusaha untuk lebih canggih lagi bertahap hidup," kata Desro.

Contohnya foging atau penyemprotan dengan pestisida, kini tidak begitu banyak mempengaruhi penyebaran nyamuk. "Hanya dua hari setelah foging, nyamuk-nyamuk ini akan datang lagi," kata Dien Emawati, kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Selain itu, siklus hidup nyamuk pembawa virus demam berdarah tidak hanya terjadi pada waktu-waktu musim penghujan. Tetapi kaum nyamuk belang ini bisa bertahan hidup sepanjang tahun. "Buktinya, sepanjang tahun, ada saja penderita demam berdarah, meskipun puncak wabah berkisar antara Januari sampai Juni," ujar Dien. Nyamuk-nyamuk ini menurut Dien, kemungkinan dapat berbiak tidak hanya di air yang jernih, tetapi di air yang agak keruh.

Pemberantasan sarang nyamuk dengan bahan-bahan yang mengandung zat kimia seperti penyemprotan dan pengasapan menruut Dien, tidak lagi efektif. Selain karena tidak bisa bertahan lama, nyamuk-nyamuk pembawa virus maut ini juga belajar untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang paling buruk bagi populasi mereka.

Dien menduga, upaya paling memungkinkan untuk memberantas nyamuk demam berdarah adalah dengan memutus rantai hidupnya. Seperti membiakan musuh-musuh biologis nyamuk dengan ovitrap maupun ikan cupang.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pasien penderita demam berdarah di RS Grogol, Jakarta [ Rini PWI/ TEMPO; 27C/127/88; 20001216 ]. Pasien penderita demam berdarah di RS Grogol, Jakarta [ Rini PWI/ TEMPO; 27C/127/88; 20001216 ].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tiga Orang di NTT Tewas Akibat Demam Berdarah
Pasien DBD Terus Bertambah di RSUP Fatmawati
Penderita Demam Berdarah di Sumatera Selatan Meningkat
31 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Endemi Demah Berdarah
Penyakit Demam Berdarah Mulai Meluas di DIY
Saban Hari Tiga Penderita Demam Berdarah Masuk Rumah Sakit
623 Warga di Flores Timur Terserang Diare, Dua Tewas
149 Orang di Jakarta Timur Terserang Demam Berdarah
RS Tarakan Siap Hadapi Demam Berdarah
Seluruh Wilayah Jakarta Timur Rawan Demam Berdarah
> selengkapnya...


Referensi

Demam Berdarah
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1331/ Menkes / SK / X / 2002. Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI No.167 / KAB / B.V I I I / 1972. Tentang Pedagang Eceran Obat
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Status Propinsi Terhadap KLB DBD (sampai dengan 17 Maret 2004)
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data