|
Indonesia akan Usulkan Pembangunan Sistem Peringatan Dini Tsunami
Selasa, 04 Januari 2005 | 19:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia akan mengusulkan pembangunan sistem peringatan dini gempa dan tsunami untuk kawasan Samudera Hindia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Tsunami yang akan berlangsung pada 6 Januari nanti di Jakarta Convention Center, Jakarta. Usulan itu merupakan bagian dari deklarasi komitmen bersama yang rancangannya tengah dipersiapkan pemerintah.
“Rancangan deklarasinya masih rahasia karena belum disepakati negara-negara ASEAN dan belum dibahas dalam persidangan,” kata Menteri Luar Negeri Noer Hassan Wirajuda kepada wartawan usai rapat panitia konferensi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (4/1).
Deklarasi itu, kata Hassan, juga memuat komitmen bersama peserta konferensi bagi penanganan korban bencana yang menerjang beberapa negara di kawasan Asia Selatan. Komitmen ini tidak hanya menyangkut langkah-langkah darurat, tetapi dalam jangka panjang juga termasuk keterlibatan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi daerah bencana. “Kita tengah mempertimbangkan bagaimana mekanismenya, apakah perlu koordinator,” katanya.
Termasuk dalam rancangan deklarasi itu adalah kesepakatan langkah-langkah bersama dalam menghadapi bencana di masa datang. Misalnya dalam pengerahan bala bantuan.
Menurut Hassan, sejumlah kepala negara dan pemerintahan telah memberikan konfirmasi kedatangannya. Misalnya Perdana Menteri Australia John Howard, Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi, Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi, Sultan Brunei Hasanal Bolkiah dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. “Hanya tiga negara yang mengirimkan menteri luar negerinya,” katanya. Ketiga negara itu adalah Srilanka, Thailand dan Amerika Serikat.
Total akan ada 26 delegasi yang akan diundang termasuk beberapa lembaga internasional. PBB akan diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kofi Annan, sedangkan Bank Dunia akan dipimpin langsung Presiden Direktur James Wolfensohn. Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi yang diberi nama Special Leader's ASEAN Meeting on Aftermath of Earthquake and Tsunami.
Sapto Pradityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|