|
Nasional
Korban Gempa dan Gelombang Tsunami di Asia 500 Orang
Minggu, 26 Desember 2004 | 17:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban gempa dan gelombang tsunami di Asia yang terjadi pagi tadi diperkirakan mencapai 500 orang.
Gempa yang terjadi di Lautan India dengan kekuatan 6,8 skala Richter, termasuk gempa yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara, memicu terjadinya gelombang tsunami di beberapa negara Asia dan diperkirakan paling banyak menelan korban jiwa.
Sri Lanka merupakan negara yang terkena hantaman paling parah dan regu penyelamat di negara itu memperkirakan, paling tidak 406 orang tewas setelah gelombang tsunami menyerang sejumlah desa di negara tersebut. Sekitar 200 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Muttur, di sebelah timur laut Sri Lanka.
Sedangkan di sebelah selatan, tepatnya di Matara, kepolisian setempat mengatakan, ada sekitar 190 jenazah berada di rumah sakit setempat dan lebih dari 100 orang dikabarkan hilang.
Sementara itu, kepolisian India mengatakan, setidaknya 26 orang meninggal ketika terjadi gelombang tsunami dan 100 orang lagi meninggal di Kepulauan Andaman.
Turis yang tinggal di resor-resor di Kepulauan Phuket dan Phi Phi selama libur Natal ini juga terkena dampaknya. Sebanyak 36 orang dilaporkan tewas. Sedangkan di Malaysia, enam orang dilaporkan tenggelam dan beberapa orang lainnya dinyatakan hilang setelah gelombang tsunami melanda resor-resor di Pulau Penang.
Pejabat berwenang di Bireuen, Aceh mengatakan, gelombang tsunami setinggi 10 meter melanda kawasan pantai di daerah itu dan menyapu rumah-rumah penduduk dan menghanyutkan pohon-pohon yang ada di sekitar. “Di beberapa desa, gelombang tsunami mencapai ketinggian 2-3 meter dan terjadi selama hampir dua jam,” kata Mustofa Gelanggang, Kepala Daerah Bireun.
Selain jumlah korban yang masih simpang siur, kekuatan gempa yang melanda Sumatera dan mengakibatkan terjadinya gelombang tsunami di sejumlah negara di Asia berbeda-beda.
Menurut Pusat Informasi Gempa Nasional Survei Geologi Amerika Serikat, gempa itu berkekuatan 8,5 skala Richter dan merupakan salah satu yang terbesar sepanjang sejarah. Sedangkan Strasbourg Observatory di Perancis menyebutkan, gempa di Sumatera itu berkekuatan 8,0 dan Kantor Badan Meteorologi dan Geofisika di Jakarta menyebutkan, gempa berkekuatan 6,8 skala Richter.
AFP/Grace
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Maumere Setelah Badai Tsunami
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|