Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Korban Gempa dan Gelombang Tsunami di Asia Terus Bertambah
Minggu, 26 Desember 2004 | 16:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jumlah korban gempa dan gelombang tsunami di Aceh sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi masih simpang siur dan ada kemungkinan akan terus bertambah. Sejak terjadi gempa, jalur komunikasi ke dan dari Aceh terputus.

Mengutip www.acehkita.com, sampai dengan sekitar pukul 14.00 WIB, jumlah korban jiwa di Bireun mencapai 35 orang. Sebanyak 26 orang kejazah yang berhasil terindentifikasi dan saat ini berada di Puskesmas Geurogok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireun berjumlah 26 orang. Korban kebanyakan berasal dari desa-desa pesisir di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dan Kecamatan Gandapura, Bireun yang terkena gempa dan gelombang tsunami.

Sementara itu, AFP dan Bloomberg menyebutkan, akibat gempa berkekuatan 8,5 yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara serta gelombang tsunami di beberapa negara Asia menyebabkan ratusan orang di India, Sri Lanka, dan Asia Tenggara tewas.

Gempa berkekuatan 5,8-6,1 yang melanda Teluk Bengal antara Thailand dan India, menewaskan setidaknya 214 orang di Sri Lanka dan sekitar 200 orang terluka di tempat perisitirahatan pantai Phuket, Thailand.

Puket merupakan tujuan utama paling favorit turis asing di Thailand, terutama pada musim-musim libur akhir tahun seperti sekarang.

Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengatakan, Phuket merupakan yang paling terkena dampaknya. Tidak saja orang-orang yang sedang mandi di pantai, tapi juga orang-orang yang sedang mengendarai kendaraan. “Ada korban meninggal, tapi sampai saat ini kami belum tahu berapa jumlahnya,” kata Thaksin.

Sheraton Grande Laguna yang ada di Phuket langsung memindahkan semua tamu ke tempat yang aman, ketika gelombang besar tsunami melanda hotel.

Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat, gempa bumi yang terjadi di Sumatera Utara ini termasuk 10 gempa bumi terkuat di dunia sejak 1900. Gempa bumi terhebat berkekuatan 9,5 terjadi di Chili pada 1960. Gempa berkekuatan 8,1 yang melanda Mexico City menewaskan 9.500 orang.

Gempa berkekuatan 8 yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara ini merupakan yang kedua terjadi di dunia tahun ini. Pekan lalu, gempa berkekuatan 8,1 melanda sepanjang Laut selatan antara Australia dan Antartika.

Grace - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penyebab Gempa: Tumbukan Lempengan di Dasar Samudera
Gempa Bumi di Aceh
Besok, Presiden Ke Nabire
Tim Medis Berangkat Ke Nabire dan Alor
Dana Rp 6 Miliar Buat Bantu Bencana Alam
Presiden Minta Transparansi dan Akuntabilitas Bantuan Korban Gempa
Setelah Alor, Presiden Yudhoyono Akan Kunjungi Nabire
Presiden Tiba di Kalabahi Alor
Presiden Kunjungi RS Umum Kupang
Sebelas Kecamatan di Kuningan Rawan Longsor dan Banjir
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data