|
Nasional
Masyarakat Merapi Minta Taman Nasional Ditinjau Ulang
Senin, 20 Desember 2004 | 20:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga dan Walhi meminta pengembangan kawasan gunung Merapi dan Merbabu menjadi kawasan konservasi taman nasional ditunda. Mereka meminta ada peninjauan ulang terhadap kebijakan pemerintah itu.
"Sebaiknya proses-proses ditinjau ulang kembali sehingga tidak ada pihak yang merasa paling benar sendiri," kata Harry Supriyono, Ketua Bidang Hukum Lingkungan dan Koordinator Bidang Diklat Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM, yang hadir sebagai saksi ahli dalam sidang gugatan mereka di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta Senin (20/12).
Menurut Harry, Walhi bersama warga lereng Merapi-Merbabu dalam kasus ini menggugat Menteri Kehutanan karena keluarnya keputusan Menteri Kehutanan tentang
perubahan fungsi kawasan hutan lindung, cagar alam, dan Taman Wisata Alam Gunung Merapi dan Gunung Merbabu menjadi Taman Nasional Gunung Merapi-Merbabu. Kawasan ini terletak di Magelang, Klaten, dan Boyolali, Jawa Tengah serta Kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan adanya keputusan itu masyarakat menjadi resah. "Memang masyarakat takut dengan adanya taman nasional hak masyarakat atas daerah itu akan hilang," katanya. Sebab, ada sejumlah kawasan yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Agus Supriyanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|